JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- SMA Trensains Muhammadiyah Sragen menjadi SMA terbaik di Indonesia versi Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT). Peringkat ini dikeluarkan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Tahun ini sekolah di Jakarta tidak lagi mendominasi. Hebatnya, satu sekolah di Pekanbaru ternyata masuk 20 besar. Sekolah itu adalah MAN 2 Pekanbaru yang masuk urutan 16 nasional.
Peringkat itu dirilis berdasarkan capaian prestasi siswa. SIMT adalah basis data nasional yang mencatat seluruh siswa berprestasi dari berbagai ajang resmi Kemdikbudristek.
Melalui SIMT, masyarakat dapat mengakses dan melihat data talenta serta riwayat prestasinya secara publik tanpa perlu login. Platform ini dapat diakses langsung melalui tautan https://simt.kemdikbud.go.id.
SIMT juga menampilkan portofolio prestasi seperti CV digital. Data ini juga menjadi rujukan analisis dan evaluasi pembinaan prestasi di sekolah.
Jadi SIMT memiliki berbagai fungsi penting. Mulai dari penyimpanan data talenta yang terintegrasi, pemantauan prestasi peserta didik dan satuan pendidikan, hingga menjadi sumber informasi publik terkait prestasi generasi bangsa.
Pemeringkatan sekolah ini menggambarkan seberapa banyak siswa mereka meraih medali nasional hingga internasional di ajang yang diselenggarakan Puspresnas.
Untuk mengetahui peringkat SMA terbaik secara nasional tahun 2025, simak selengkapnya urutan ini.
1. SMA Trensains Muhammadiyah Sragen – 1206
2. SMA Pradita Dirgantara – 960
3. SMAN Unggulan MH Thamrin – 730
4. SMA Negeri 3 Semarang – 691
5. SMA Negeri 1 Semarang – 633
6. SMAS Unggul Del, Toba – 557
7. SMAN 8 Jakarta – 530
8. SMA Negeri 2 Semarang – 527
9. MAN Insan Cendekia Serpong – 489
10. SMAN 3 Denpasar – 486
11. MAN 2 Kota Malang – 464
12. SMAN 4 Denpasar – 459
13. SMAN 2 Kota Tangerang Selatan – 431
14. SMA Negeri Unggul Subulussalam Aceh – 388
15. SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta – 387
16. MAN 2 Pekanbaru – 367
17. SMAS Kristen Immanuel – 347
18. SMAN 1 Yogyakarta – 344
19. SMA Semesta Semarang – 339
20. SMAS Al-Azhar Mandiri Palu – 338
Sekolah-sekolah yang menduduki posisi teratas dinilai memiliki sistem pendampingan yang matang, fasilitas memadai, serta kerja sama aktif dengan pemerintah.
Beberapa ajang penting yang menjadi tolok ukur prestasi antara lain: Kompetisi Sains Nasional (KSN) bidang sains, matematika, dan teknologi. Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di bidang seni dan budaya.
Ada juga Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di bidang olahraga. Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) berfokus pada bisnis dan inovasi. Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang vokasi. Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KoPSI) untuk bidang ilmiah. Lomba Debat Bahasa Inggris (LDBI) dan NSDC bidang komunikasi dan bahasa.
Data ini menunjukkan bahwa sekolah unggulan tidak hanya fokus pada nilai akademik. Namun juga pembinaan prestasi yang menyentuh pengembangan minat dan bakat siswa.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor : Rinaldi