Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Berawal dari Jeritan Akibat Tertusuk Jarum, Puluhan Karyawan PT Aurora World Cianjur Diduga Kesurupan Massal

Redaksi • Selasa, 25 November 2025 | 07:45 WIB
Karyawan di pabrik PT Aurora World Cianjur, Jawa Barat diduga mengalami kesurupan massal di tengah jam kerja.
Karyawan di pabrik PT Aurora World Cianjur, Jawa Barat diduga mengalami kesurupan massal di tengah jam kerja.

RIAUPOS.CO - Suasana kerja di PT Aurora World Cianjur Jawa Barat yang mulanya normal tiba-tiba menncekam setelah puluhan pekerja diduga mengalami kesurupan massal pada Senin (24/11/2025). Mereka berteriak histeris dan tidak sadarkan diri. Aktivitas produksi perusahaan mendadak lumpuh.

Dari rekaman video yang beredar, terlihat situasi ketika kejadian itu terjadi sangat tegang. Tampak seorang karyawati berseragam merah melakukan gerakan kayang.

Sementara sejumlah karyawan lain terlihat lemas dan ada yang pingsan. Terdengar juga karyawan lainnya meneriakkan bacaan istighfar, mencoba menyadarkan mereka yang kehilangan kesadaran.

Dari rekama video itu juga terlihat banyak karyawan yang mengalami histeria bahkah, proses evakuasi harus dilakukan menggunakan troli barang untuk memindahkan karyawan yang pingsan ke lokasi yang lebih aman.

Peristiwa tersebut membuat operasional perusahaan terganggu selama beberapa waktu sebelum akhirnya berhasil dikendalikan pihak internal.

Dilansir dari Radar Cianjur (Jawa Pos Group), sedikitnya 20 pekerja terlihat mengalami kondisi tidak sadar atau histeris. Peristiwa tersebut dipicu oleh insiden kecil yang kemudian memicu kepanikan berantai.

Kepala Personalia (HRD) PT Aurora World Cianjur Zulkarnaen memaparkan kronologi awal mula kejadian yang menyebabkan para pekerja panik. Kesurupan bermula ketika salah satu karyawan yang jarinya tertusuk jarum. Tak lama kemudian, karyawan bernama Dian kaget dan langsung menjerit.

"Teriakan itu membuat pekerja lain ikut panik dan akhirnya banyak yang tidak sadarkan diri karena mentalnya lemah,” ujar Zulkarnaen.

Seiring meningkatnya suasana panik di dalam pabrik, beberapa pekerja lainnya ikut terpengaruh hingga tidak dapat mengontrol diri. Situasi ini berlangsung selama beberapa waktu sebelum tim internal mengambil langkah penanganan.

Setelah penanganan dilakukan, seluruh pekerja berhasil ditenangkan dan situasi mulai terkendali. Aktivitas produksi akhirnya kembali berjalan normal. Zulkarnaen menegaskan tidak ada lagi gejolak lanjutan.

"Tadi juga sudah selesai, dan siang hari semuanya kembali bekerja seperti biasa," imbuh Zulkarnaen.

Editor : M. Erizal
#histeria massal #kesurupan massal #kesurupan #cianjur