Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Menunggu Penetapan UMP 2026 setelah Sempat Diundur, sebagai Gambaran Inilah Besaran UMP 2025 di 38 Provinsi

Redaksi • Kamis, 27 November 2025 | 11:52 WIB

 

Ilustrasi UMP
Ilustrasi UMP
 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Salah satu hal yang ditunggu masyarakat Indonesia saat ini adalah jumlah pasti Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026. Pasalnya, angka ini vital dalam menentukan penetapan gaji jutaan para pekerja Indonesia.

UMP adalah nilai minimum yang harus dipenuhi pengusaha kepada setiap pekerja di provinsi. Adapun besaran UMP disesuaikan dengan kondisi ekonomi serta kebutuhan hidup masyarakat di sana. Alhasil, UMP biasanya memiliki angka yang berbeda-beda di setiap provinsinya.

Sebagai acuan utama pengupahan formal, UMP tidak hanya menentukan batas upah terendah, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk menjaga daya beli masyarakat.

Di sisi lain, besaran UMP turut memengaruhi stabilitas dunia usaha yang harus menyesuaikan kemampuan perusahaan dengan tuntutan peningkatan kesejahteraan pekerja. Tarik-menarik kepentingan inilah yang membuat pembahasan UMP selalu menjadi isu strategis setiap tahun, sekaligus barometer kondisi ekonomi daerah maupun nasional.

Hingga saat ini, UMP yang berlaku masih UMP 2025. Berikut daftar besaran UMP 2025 di 38 provinsi Indonesia!

 

Jakarta                  Rp 5.396.761

Jawa Barat             Rp 2.191.232

Jawa Tengah          Rp 2.169.349

Jawa Timur            Rp 2.305.985

DI Jogjakarta         Rp 2.264.080

Banten                  Rp 2.905.119

Aceh                     Rp 3.685.616

Sumatera Utara     Rp 2.992.599

Sumatera Barat     Rp 2.994.193

Sumatera Selatan  Rp 3.681.570

Kepulauan Riau      Rp 3.623.653

Riau                      Rp 3.508.775

Lampung               Rp 2.893.069

Bengkulu               Rp 2.670.039

Jambi                    Rp 3.234.533

Bangka Belitung     Rp 3.876.600

Bali                       Rp 2.996.560

NTT                      Rp 2.328.969

NTB                      Rp 2.602.931

Maluku                  Rp 3.141.699

Maluku Utara         Rp 3.408.000

Sulawesi Tengah     Rp 2.914.583

Sulawesi Selatan    Rp 3.657.527

Sulawesi Tenggara  Rp 3.073.551

Sulawesi Barat       Rp 3.104.430

Sulawesi Utara       Rp 3.775.425

Gorontalo              Rp 3.221.731

 

Kalimantan Barat   Rp 2.878.286

Kalimantan Tengah Rp 3.473.621

Kalimantan Selatan Rp 3.496.194

Kalimantan Utara    Rp 3.580.160

Kalimantan Timur   Rp 3.579.313

Papua                    Rp 4.285.848

Papua Barat           Rp 3.615.000

Papua Tengah         Rp 4.285.848

Papua Pegunungan  Rp 4.024.270

Papua Barat Daya   Rp 3.614.000

Papua Selatan        Rp 4.285.850

 

 

Kapan UMP 2026 Diumumkan dan Prediksi Kenaikan

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sendiri telah menunda pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026. Seharusnya, UMP diumumkan pemerintah pada 21 November 2025 beserta dengan aturan berupa Peraturan Pemerintah (PP) atau Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker).

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkap alasan di balik mundurnya pengumuman UMP 2026. Salah satunya, hingga kini pemerintah masih menggodok Peraturan Pemerintah (PP) terkait dengan pengupahan.

Yassierli juga menyampaikan, PP Pengupahan yang belum terbit disebabkan komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang harus dimasukkan formula hitungan UMP 2026.

"Jadi ada satu kata kunci yang memang menjadi kebaruan PP itu adalah KHL. Jadi sesuai amanat MK, jadi harus mempertimbangkan KHL," kata Yassierli saat ditemui di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (26/11).

Pada tahun lalu, UMP 2025 naik sebesar 6,5 persen yang diputuskan menyesuaikan dengan pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi. Seperti halnya Jakarta yang memiliki UMP tertinggi dan sebaliknya Jawa Tengah memiliki UMP terendah. Namun, terkait UMP 2026 angka pastinya belum diumumkan resmi oleh pemerintah.***

Editor : Edwar Yaman
#kementerian tenaga kerja #UMP 2026