Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Libur, Skema Penyaluran MBG Bergantung Kesepakatan Penyelenggara Program dan Pihak Sekolah

Redaksi • Senin, 22 Desember 2025 | 07:56 WIB
Libur Nataru, Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan? Ini Skema MBG Versi BGN
Libur Nataru, Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan? Ini Skema MBG Versi BGN

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tinggal menghitung hari. Pelayanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah pun dipastikan tetap berjalan.

Namun kali ini caranya sedikit berbeda dari biasanya. Menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Artinya, bergantung pada kesepakatan antara penyelenggara program dan pihak sekolah.

Ada dua skema penyaluran MBG selama masa libur sekolah. Skema ini disiapkan agar kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi meski kegiatan belajar mengajar sedang dihentikan sementara.

“Kalau muridnya mau ambil di sekolah ya kita kasih, kalau tidak mau ya tidak kita kasih," ujar Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan.

Dikutip pojoksatu.id dari kompas.com, Senin (22/12/2025), Nanik menjelaskan anak-anak yang hadir akan langsung mendapatkan paket makanan siap santap yang telah disiapkan oleh penyelenggara program.

Skemanya, kehadiran siswa bersifat sukarela. Tidak ada kewajiban bagi siswa untuk datang ke sekolah selama masa libur, sehingga pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya pada kesepakatan dan kesiapan masing-masing sekolah.

Sementara itu, skema kedua memungkinkan siswa tetap mengambil menu MBG ke sekolah, namun tidak dilakukan setiap hari. Dalam sistem ini, siswa akan menerima paket makanan yang dapat dikonsumsi dalam beberapa hari, sehingga tetap mendapatkan asupan gizi seimbang meski tidak rutin datang ke sekolah.

Nanik menambahkan, BGN telah memiliki pedoman resmi terkait pelaksanaan program ini selama libur sekolah. Aturan tersebut tertuang dalam Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Selama Libur Sekolah yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala BGN Nomor 52.1 Tahun 2025.

BGN mengimbau pihak sekolah dan orang tua untuk berkoordinasi aktif terkait mekanisme penyaluran MBG selama libur sekolah, agar manfaat program ini dapat dirasakan secara maksimal oleh para siswa.

Dalam pedoman penyauran pelaksanaan program MBG selama libur sekolah, dijelaskan bahwa siswa dapat satu paket makanan siap santap dan dua paket makanan kemasan tahan lama. Kombinasi ini dirancang agar kebutuhan gizi anak tetap terjaga meskipun tidak hadir di sekolah selama beberapa hari berturut-turut.

Menurut BGN, pendekatan ini penting untuk memastikan kesinambungan pemenuhan gizi anak, khususnya bagi siswa yang selama ini sangat bergantung pada program MBG sebagai salah satu sumber asupan nutrisi harian.

Dengan tetap berjalannya program ini selama libur Natal dan Tahun Baru, pemerintah berharap tidak terjadi jeda pemenuhan gizi yang dapat berdampak pada kesehatan anak. Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak usia sekolah, menekan angka stunting, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Sumber: Pojoksatu.co.id

 

Editor : Rinaldi
#kesepakatan #libur sekolah #penyaluran mbg