Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PNS Jadi Primadona Masyarakat Indonesia, Bukan Semata karena Faktor Gaji, Berikut Alasannya Berdasarkan Hasil Survei

Redaksi • Kamis, 25 Desember 2025 | 08:15 WIB

 

Ilustrasi tes CPNS.
Ilustrasi tes CPNS.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tak bisa dipungkiri Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi primadona bagi masyarakat Indonesia. Tak heran bila kemudian pembukaan pendaftaran CPNS 2026 ditunggu-tunggu masyarakat se-Tanah Air. Data dalam dua tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan signifikan mayarakat ingin menjadi PNS.

Dilansir dari akun @ppk.id, data jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mencerminkan tingginya animo tersebut. Dari 1.263.184 pelamar pada tahun 2023 melonjak drastis menjadi 3.963.832 pelamar pada 2024. Lonjakan hampir tiga kali lipat ini menandakan bahwa profesi ASN masih menjadi pilihan favorit di tengah dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif dan tidak pasti.

Namun menariknya, motivasi masyarakat untuk menjadi PNS ternyata tidak semata-mata didorong oleh faktor gaji. Berdasarkan hasil survei, alasan utama mayoritas responden ingin menjadi PNS adalah keinginan untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara.

 Baca Juga: Piala Afrika: Zidane Saksikan Putranya, Luca Bukukan Clean Sheet saat Aljazair Hajar Sudan 3-0

Sebanyak 84,3 persen responden menyatakan bahwa pengabdian menjadi motivasi terkuat mereka untuk masuk ke sektor pemerintahan. Selain faktor idealisme, aspek kesejahteraan juga menjadi pertimbangan penting.

Sekitar 51 persen responden menilai profesi PNS menawarkan jaminan kesejahteraan yang relatif baik.

Diikuti oleh 49,8 persen responden yang melihat peluang pengembangan diri dan peningkatan kapasitas melalui pendidikan maupun pelatihan berkelanjutan.

Alasan lainnya adalah jenjang karier yang jelas dan terstruktur, yang menjadi daya tarik bagi 31 persen responden.

Sementara itu, sekitar 14,7 persen responden menilai profesi PNS memberikan kesempatan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Stabilitas pekerjaan juga menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.

Sebanyak 12,5 persen responden menyebut keamanan kerja tanpa risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai alasan memilih profesi PNS. Adapun 5,9 persen responden mengaku mengikuti keinginan orang tua dalam memilih jalur karier sebagai aparatur negara.

Fenomena ini menunjukkan bahwa profesi PNS masih dipandang sebagai pekerjaan yang tidak hanya menawarkan stabilitas ekonomi. Tapi juga ruang pengabdian, kepastian karier, dan kesempatan pengembangan diri.

Di tengah ketidakpastian pasar kerja global, sektor pemerintahan tetap menjadi magnet kuat bagi generasi muda Indonesia yang mencari makna, keamanan, dan kontribusi nyata bagi negara.***

Editor : Edwar Yaman
#Primadona #PNS #hasil survei #masyarakat indonesia #cpns