RIAUPOS.CO - Kabar gembira, penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap 4 tahun anggaran 2025 sekaligus tahap 1 tahun anggaran 2026 kembali dilanjutkan pemerintah.
Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan saldo bansos telah masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) secara bertahap mulai awal Januari 2026.
Besaran bansos yang masuk ke rekening penerima bervariasi, mulai dari Rp400.000, Rp600.000, Rp900.000, hingga Rp1,8 juta.
Dikutip dari YouTube Klik Bansos, pencairan ini merupakan bagian dari penyaluran susulan beberapa program bansos yang sebelumnya belum sepenuhnya terealisasi.
Untuk bantuan BPNT tahap 4 tahun 2025, pencairan kembali dilakukan pada Januari 2026.
Sejumlah rekening KKS tercatat telah berstatus SI atau standing instruction, yang menandakan proses pencairan akan dilakukan dalam rentang satu hingga tujuh hari.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) disarankan rutin mengecek saldo dan segera mencairkan dana setelah masuk.
Saldo Rp400.000 umumnya diterima oleh KPM BPNT pemegang KKS baru yang belum memperoleh bantuan penebalan sebelumnya.
Sedangkan bantuan senilai Rp900.000 merupakan Bantuan Langsung Tunai Sosial Kesejahteraan (BLTS Kesra) tahap terakhir bagi KPM yang sebelumnya belum menerima pencairan.
Kemudian, dana hingga Rp1,8 juta berasal dari Program Indonesia Pintar (PIP) tahap 3 tahun anggaran 2025.
Besaran bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan, yakni Rp450.000 untuk SD, Rp750.000 untuk SMP, dan Rp1,8 juta untuk SMA atau sederajat. Batas akhir aktivasi rekening PIP ditetapkan hingga 31 Januari 2026.
Untuk KPM PKH yang belum menerima bantuan tahap 4, baik pemegang KKS lama maupun baru, pencairan susulan terakhir juga dijadwalkan berlangsung pada Januari 2026.
Editor : M. Erizal