Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Polhut Perlu 21.000 Personel Baru, Putra-Putri Daerah Jadi Prioritas, Formasi Paling Banyak untuk Tamatan SMA

Redaksi • Jumat, 16 Januari 2026 | 07:57 WIB
Ilustrasi CPNS Polhut
Ilustrasi CPNS Polhut

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Penerimaan besar-besaran untuk Polisi Kehutanan (Polhut) akan dilakukan Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Formasi ini paling banyak disiapkan untuk lulusan SMA dan SMK.

Ada 21.000 personel yang akan direkrutmen melalui jalur CPNS 2026. Jumlah tersebut menjadi salah satu kebutuhan ASN terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Rencana ini membuka harapan besar bagi generasi muda Indonesia. Khususnya putra-putri daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses formasi CPNS.

Saat ini, jumlah Polisi Kehutanan di Indonesia masih jauh dari kebutuhan ideal. Berdasarkan data Kemenhut, Polhut aktif yang bertugas di seluruh kawasan hutan Indonesia baru berkisar 4.800 personel.

Untuk idealnya, Kemenhut memerlukan 25.000 orang Polhut. Kondisi ini dinilai belum sebanding dengan luas kawasan hutan Indonesia yang mencapai jutaan hektare. Makanya Indonesia memerlukan pengawasan ketat untuk mencegah pembalakan liar, perambahan, hingga kejahatan kehutanan lainnya.

Pemerintah pun menargetkan penambahan besar-besaran untuk personel Polhut yang akan direalisasikan secara bertahap, dengan porsi terbesar direncanakan mulai CPNS 2026.

Kemenhut menilai jenjang Polhut Pemula membutuhkan SDM yang siap bekerja di lapangan, memiliki fisik yang kuat, dan memahami karakter wilayah tugas. Kebijakan ini sekaligus menjadi angin segar bagi lulusan SMA/SMK yang selama ini peluangnya di seleksi CPNS relatif terbatas.

Meski lulusan SMA menjadi prioritas, lulusan Sarjana (S1) dan Diploma IV tetap memiliki peluang melalui formasi Polhut Ahli Pertama. Namun, jumlah formasi untuk jenjang ini lebih terbatas dibandingkan Polhut Pemula.

Polhut Ahli Pertama nantinya akan mengemban tugas yang lebih bersifat perencanaan, pengawasan, dan koordinasi. Sehingga dibutuhkan latar belakang pendidikan yang lebih tinggi dan kompetensi teknis tertentu.

Dengan skema ini, Kemenhut berharap penataan sumber daya Polhut bisa lebih seimbang antara kekuatan lapangan dan fungsi manajerial. Besarnya kebutuhan formasi dan dibukanya peluang bagi lulusan SMA membuat CPNS Polhut 2026 diprediksi akan dibanjiri pelamar.

Putra-putri daeah tentu berpeluang diterima untuk posisi ini. Mereka dinilai mampu meningkatkan efektivitas pengawasan hutan, karena lebih memahami kondisi geografis dan sosial wilayahnya.

Meski rencana kebutuhan sudah disampaikan, jadwal resmi CPNS Polhut 2026 masih menunggu pengumuman pemerintah. Khususnya dari pihak KemenPAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Rencana rekrutmen besar-besaran ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor kehutanan membutuhkan perhatian serius. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada jadwal tidak resmi yang beredar di media sosial.

Seluruh proses seleksi CPNS nantinya tetap dilakukan melalui portal SSCASN secara nasional dan transparan. Bagi calon pelamar, persiapan sejak dini menjadi kunci utama.

Selain melengkapi dokumen administrasi, calon Polhut juga disarankan menjaga kebugaran fisik, mengingat karakter tugas yang menuntut kesiapan lapangan.

Sumber: Pojoksatu.id

 

Editor : Rinaldi
#kementerian kehutanan #Polisi Kehutanan #tamatan sma smk