JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Usai terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT), pada Senin (19/1/2026), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa delapan orang termasuk Bupati Pati, Jawa Tengah, Sudewo, ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
"Yang dibawa 8 orang," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).
Meski demikian, KPK masih enggan mengungkap secara rinci identitas pihak-pihak yang diamankan dalam penindakan tersebut.
Setelah OTT, mereka menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kudus. Beredar kabar Bupati Pati Sudewo diperiksa KPK terkait dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.
Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci konstruksi perkara tersebut.
Sebab, salah satu yang diamankan dari operasi senyap itu yakni, pihak yang bertugas sebagai pengepul. "Koordinator kecamatan (pengepul)," ungkap Budi.
Dalam OTT ini, KPK memiliki waktu 1x24 jam dalam menentukan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan.
KPK akan mengumumkannya ke publik dalam konferensi pers, berkaitan konstruksi perkara dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
Editor : M. Erizal