Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Harga Emas Antam Turun Rp15 Ribu per Gram

Tim Redaksi • Jumat, 23 Januari 2026 | 10:26 WIB

Pedagang memperlihatkan emas mulia seberat 10 gram di Toko Emas Asia STC, Pekanbaru, Kamis (22/1/2026).
Pedagang memperlihatkan emas mulia seberat 10 gram di Toko Emas Asia STC, Pekanbaru, Kamis (22/1/2026).


JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Harga emas Antam tercatat turun sebesar Rp15.000 menjadi Rp2.790.000 per gram, pada perdagangan, Kamis (22/1). Mengutip laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas Antam paling murah ukuran 0,5 gram kini dibanderol Rp1.445.000. Begitu juga harga emas Antam untuk harga untuk emas ukuran 5 gram tercatat sebesar Rp13.725.000.

Harga yang turun juga berlaku untuk penjualan kembali atau buyback sebesar Rp15.000 menjadi Rp 2.635.000 per gram. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan buyback sebelumnya yang dikenakan Rp2.650.000 per gram.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terus melemah hingga mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini menjadi sorotan pelaku pasar, usaha, dan publik. Tekanan terhadap rupiah dinilai berasal dari kombinasi sentimen global dan domestik yang mendorong investor bersikap semakin hati-hati terhadap aset berisiko.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan, rupiah yang kini mendekati level Rp17.000 per dolar AS terutama dipicu perubahan sikap pelaku pasar yang semakin berhati-hati terhadap aset berisiko ketika dolar kembali kuat menjelang rilis data ekonomi AS.

Selain itu, kondisi tersebut juga disebabkan ketidakpastian arah suku bunga di tengah risiko geopolitik. “Sementara di dalam negeri muncul tambahan kekhawatiran soal arah fiskal dan persepsi independensi bank sentral sehingga premi risiko Indonesia naik,” ujar Josua kepada Jawa Pos (JPG), Kamis (22/1).

Rupiah bahkan sempat bergerak ke kisaran Rp16.988 per dolar. Sentimen negatif pasar muncul setelah kabar pencalonan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, keponakan Presiden Prabowo Subianto untuk posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Informasi tersebut dibaca pelaku pasar sebagai potensi gangguan terhadap independensi kebijakan moneter.

Editor : Arif Oktafian
#harga emas turun #amerik serikat #jakarta #perdagagan saham