Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Prabowo Yakin Indonesia Swasembada Energi

Tim Redaksi • Selasa, 3 Februari 2026 | 13:33 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat.
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat.

BOGOR (RIAUPOS.CO) – Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia dapat mencapai swasembada energi bila mampu mengoptimalkan produksi kelapa sawit. Menurut dia, minyak kelapa sawit dapat diolah untuk pembuatan bio solar, cat dinding, hingga makanan.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kemarin (2/2).

Menurut Prabowo, kelapa sawit memiliki banyak manfaat. Olahannya dapat digunakan untuk pembuatan beragam produk, seperti cat dinding, makanan, sabun, serta solar. Dengan memperbanyak kelapa sawit, kata dia, Indonesia memproduksi bio solar secara mandiri.

”Kita akan bebas dari ketergantungan luar. Yang mau pakai bensin terus silakan. Orang kaya bayar saja, enggak apa-apa harga dunia. Tapi rakyat kita bisa hidup dengan solar. Jadi, dari kelapa sawit, kita bisa punya derivatif,” ucapnya.

Presiden ke-8 RI itu juga menyampaikan bahwa sawit di Indonesia diincar negara lain. Kepala negara lain meminta Indonesia menyuplai crude palm oil (CPO). ”Saya ke beberapa negara, hampir semua pemimpin negara minta ke saya, kami mohon Indonesia minta tolong suplai kelapa sawit, CPO,” jelasnya.

Dia mengakui ada beberapa kelompok yang tidak sepakat dengan pengembangan kelapa sawit. Prabowo mengaku tidak mempersoalkan kritik atau ke-nyinyiran itu. Karena, langkah itu demi kesejahteraan masyarakat.

Kerap Picu Polemik

Pernyataan Prabowo tentang kelapa sawit kerap memicu polemik. Misalnya ketika berpidato pada acara Musrenbang di Bappenas pada 30 Desember 2024. Dia meminta tanaman kelapa sawit ditambah dan tidak perlu mengkhawatirkan pengundulan hutan atau deforestasi. ”Saya kira ke depan kita harus tambah tanam sawit. Enggak usah takut membahayakan, deforestasi,” paparnya.

Prabowo juga pernah melontarkan pernyataan bahwa sawit merupakan pohon dan memiliki daun. Tanaman itu bisa menyerap karbondioksida. Awal tahun ini, KBBI juga merevisi penyebutan tumbuhan atau tanaman sawit. KBBI mendefinisikan sawit sebagai pohon.

Ajak Elite Bersatu Berantas Kemiskinan

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, pemberantasan kemiskinan harus menjadi agenda utama seluruh pimpinan bangsa. Prabowo menilai, kemiskinan yang masih dialami sebagian rakyat Indonesia tidak dapat diterima di tengah besarnya kekayaan alam yang dimiliki negara, sehingga seluruh elite harus bersatu dan berbenah.

“Saudara-saudara, kita harus berjuang bersama-sama. Semua partai, siapa pun. Kita harus bersatu menghilangkan kemiskinan bangsa Indonesia. Kita tidak boleh menyerah. Kita tidak boleh bertanya, apa bisa? Apa mampu?” tegas Presiden.

Menurut Presiden, kekayaan alam Indonesia sangat besar namun belum sepenuhnya dikelola secara optimal dan adil untuk kepentingan rakyat. Karena itu, Presiden secara terbuka mengajak elite bangsa untuk berani melakukan introspeksi dan memperbaiki peran kepemimpinan.

Dalam taklimat tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya persatuan nasional dan meninggalkan sekat-sekat politik dalam menghadapi persoalan kemiskinan dan ketimpangan.

“Saya mengajak, mari kita sebagai pemimpin membulatkan tekad, membenahi diri kita, unsur kita, lingkungan kita, dan lingkaran kita. Mari kita bertekad menyelamatkan dan menjaga kekayaan alam kita untuk sebesar-besarnya (untuk) kepentingan rakyat,” tegasnya.

Prabowo mengatakan, semua elite bangsa memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan kekayaan negara dikelola demi kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan segelintir pihak.

Presiden menegaskan, dirinya dipilih untuk bekerja bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan latar belakang politik maupun hasil kontestasi pemilu di daerah. “Tidak ada urusan saudara berasal dari partai mana. Jangan terlibat sekat-sekat yang timbul karena sejarah,” ujar Prabowo.

Prabowo juga memastikan, seluruh program untuk kesejahteraan rakyat digulirkan di seluruh daerah, termasuk daerah-daerah yang pasangan Prabowo-Gibran kalah pada Pilpres lalu.

“Buktinya, saya kalah di Sumatera Barat, tapi MBG tetap jalan. Koperasi Merah Putih tetap kita rehabilitasi. Saya kalah di Aceh, tetap kita bangun habis-habisan,” ujarnya. Prabowo menegaskan, persaingan selesai. ‘’Sekarang kerja. Itu yang saya tawarkan,’’ ujarnya.

Tindak Lanjut Arahan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut, peserta Rakornas terdiri atas 525 pejabat tingkat pusat serta 3.486 pejabat pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Acara itu dihelat sebagai tindak lanjut arahan presiden untuk menyatukan langkah pusat dan daerah dalam menjalankan program prioritas nasional.

Rakornas yang semula dijadwalkan awal Januari 2026, baru dapat terlaksana pada Februari karena padatnya agenda kenegaraan. ”2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMN 2025–2029. Keberhasilan pelaksanaan pembangunan akan dapat dioptimalkan dengan kesamaan gerak langkah antara pusat dan daerah,” ujar Tito.

Rakornas 2026 mengusung tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045. Sesi pertama membahas kebijakan ekonomi, investasi, dan energi.

Sesi kedua mengangkat isu pangan dan kesejahteraan rakyat, termasuk swasembada pangan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, serta Program Makan Bergizi Gratis. Sesi ketiga difokuskan pada penegakan hukum dalam mengawal program strategis nasional.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan menjelaskan, Rakornas bertujuan memberikan arahan strategis kepada kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mempercepat pencapaian program prioritas nasional menuju Indonesia Emas 2045.

”Rakornas ini mendorong percepatan kedaulatan pangan dan energi, serta ekonomi yang produktif dan inklusif dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen,” kata Benni.(rya/lyn/jpg)

Editor : Arif Oktafian
#indonesia #swasembada energi #prabowo #Sicc bogor #rakornas