JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Memperingati Hari Kanker Sedunia, MSD Indonesia bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) kembali menggelar pameran seni bertajuk “Understanding Cancer Through Art” pada 4-8 Februari 2026 di MGP Space, SCBD Park.
Pameran ini resmi dibuka oleh Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI, dr. Niken Wastu Palupi, MKM yang hadir mewakili Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
Turut dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP; Managing Director MSD Indonesia, George Stylianou; serta Alika Islamadina, publik figur yang juga berperan sebagai caregiver.
Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI, dr. Niken Wastu Palupi, MKM menyampaikan, kanker merupakan salah satu prioritas kesehatan nasional yang membutuhkan pendekatan menyeluruh dan berkelanjutan.
"Pemerintah terus mendorong upaya penanganan kanker secara komprehensif melalui implementasi National Cancer Control Plan 2024–2034 untuk memperkuat skrining dan deteksi dini. Terima kasih pada MSD Indonesia yang telah menyatakan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat dan menjalin kemitraan yang baik bersama Kementerian Kesehatan, salah satunya melalui kegiatan inovatif seperti pameran hari ini.”
Kanker masih menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia. Data GLOBOCAN 2022 mencatat lebih dari 408.000 kasus baru dan hampir 243.000 kematian dalam satu tahun.
Padahal, hingga 50 persen kasus kanker sebenarnya dapat dicegah. Tanpa penguatan pencegahan dan deteksi dini, jumlah kasus kanker diperkirakan meningkat lebih dari 70 persen pada 2050.
Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP, menegaskan bahwa kanker bukan hanya persoalan medis, tetapi persoalan kemanusiaan yang menguji seluruh sisi kehidupan.
“Di balik diagnosis, banyak pasien dan penyintas kanker menjalani hari-hari yang berat—bergulat dengan rasa takut, stigma, dan kesepian. Karena itu, YKI percaya penyembuhan tidak hanya terjadi di ruang perawatan, tetapi juga di ruang-ruang harapan. Melalui seni—melukis, menari, bernyanyi, dan berbagai ekspresi kreatif—para pejuang kanker menemukan kembali suara, martabat, dan makna hidupnya. Seni menjadi bagian vital dari perjalanan mereka, agar tak seorang pun melawan kanker sendirian.”
Sejalan dengan semangat tersebut, Managing Director MSD Indonesia, George Stylianou menegaskan komitmen jangka panjang MSD dalam membangun pemahaman publik tentang kanker.
“Di MSD, kami dipersatukan oleh visi bersama bahwa para penyandang kanker layak mendapatkan lebih banyak pilihan penanganan untuk melawan kanker mereka, kualitas hidup yang lebih baik, dan lebih banyak waktu. Kanker bukanlah satu‑satunya cerita dalam kehidupan seorang pasien, melainkan sebuah bab dalam perjalanan hidupnya. Melalui #NgobrolinKanker, kami ingin membuka ruang percakapan yang aman, inklusif, dan penuh empati di tengah masyarakat.”
Figur publik sekaligus caregiver, Alika Islamadina turut membagikan pengalaman pribadinya setelah mengunjungi pameran. “Setiap karya di pameran ini terasa sangat personal. Saya teringat pengalaman mendampingi nenek saya yang berpulang. Dukungan dari seluruh anggota keluarga menjadi hal yang sangat berarti. Saya berharap, lewat pameran ini, semakin banyak orang tergerak untuk hadir dan memberi dukungan bagi mereka yang sedang berjuang.”
Laporan: Ari Iswandi
Editor : Edwar Yaman