Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sidang Isbat 17 Februari, Awal Ramadan Berpotensi Beda

Tim Redaksi • Selasa, 10 Februari 2026 | 10:17 WIB
ABU ROKHMAT
ABU ROKHMAT

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Muhammadiyah sudah menetapkan awal Ramadan 2026 jatuh pada 18 Februari. Di sisi lain, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menjadwalkan sidang isbat penentuan awal puasa akan digelar pada 17 Februari.

“Ada 96 lokasi pemantauan hilal di seluruh Indonesia,” kata Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmat, Senin (9/2). Mantan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag itu mengimbau masyarakat sebaiknya bersabar menunggu hasil sidang isbat. “Sidang isbat mempertemukan data hisab dengan hasil rukyatulhilal,” katanya.

Abu menyebutkan, berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak (konjungsi) menjelang Ramadan tahun ini terjadi pada Selasa, 17 Februari, pukul 19.01 WIB. Posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di bawah ufuk. Dengan ketinggian berkisar -2° 24 menit 42 detik hingga -0° 58 menit 47 detik, serta sudut elongasi 0° 56 menit 23 detik hingga 1° 53 menit 36 detik.

Secara teoritis, saat 17 Februari nanti hilal belum wujud atau tidak bisa diamati. Sehingga jumlah bulan Syakban digenapkan (istimal) menjadi 30 hari. Maka, 1 Ramadan jatuh pada 19 Februari. Ini terjadi jika nanti tidak ada satupun petugas yang berhasil melihat hilal. Sebaliknya jika pada 17 Februari nanti ada petugas yang bisa melihat hilal, awal puasa jatuh pada 18 Februari.

Sementara itu, keputusan penetapan awal puasa oleh Muhammadiyah diambil karena mereka sekarang menggunakan Kalender Hijriah Global (KHG). Profesor Riset BRIN sekaligus ahli astronomi Thomas Djamaluddin mengatakan, dengan penggunaan KHG, yang jadi patokan Muhammadiyah bukan posisi hilal secara regional atau di Indonesia saja, melainkan global. Jadi meskipun di Indonesia hilal masih di bawah ufuk, jika penjuru dunia lain ada yang sudah di atas ufuk, berarti sudah ganti bulan.(wan/ttg/jpg)

Editor : Arif Oktafian
#kemenag #Abu Rokhmad #muhammadiyah #sidang isbat #ramadan