Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Salinan Ijazah Jokowi Terlegalisir tanpa Sensor Dipamerkan Bonatua di KPU RI, Ini Panampakannya

Redaksi • Selasa, 10 Februari 2026 | 14:52 WIB
Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi memamerkan salinan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Senin (9/2/2026). )
Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi memamerkan salinan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Senin (9/2/2026). )

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Salinan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dipamerkan pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Senin (9/2/2026). Hal itu merupakan tindak lanjut atas putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) yang mengabulkan seluruh permohonannya terkait informasi yang sebelumnya dikecualikan.

“Inti acara kita hari ini adalah menerima salinan resmi fotokopi ijazah. Saya catat, ini fotokopi ijazah terlegalisir berwarna tanpa sensor,” kata Bonatua di kantor KPU RI.

Bonatua tampak memegang salinan ijazah Jokowi yang ditempel pada sebuah papan styrofoam.

 Baca Juga: Buka TMMD Ke-127 di Tenayan Raya, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Apresiasi Dedikasi TNI yang Konsisten

Ia menyebut, ijazah tersebut digunakan Jokowi sebagai syarat pencalonan Presiden RI pada periode 2014–2019 dan 2019–2024.

“Yang bagian atas adalah salinan ijazah untuk pencalonan 2019, yang bawah untuk 2014,” ungkapnya.

Menurut dia, publik saat ini dihadapkan opini terhadap keaslian ijazah Jokowi yang terbelah ke dalam tiga kelompok. Yakni mereka yang meyakini keasliannya, mereka yang masih ragu, dan mereka yang sama sekali tidak percaya.

“Selama ini kita dijebak pada ranah keyakinan, bukan ranah ilmiah. Dengan adanya ini, kami mencoba menawarkan pendekatan baru, yaitu pendekatan fakta empiris. Karena saya peneliti, inilah hasil dari fakta empiris tersebut,” pungkasnya.***

 Baca Juga: Turun Tipis, Harga Kelapa Sawit Mitra Pekan Ini Rp3.677 per Kg

 

Editor : Edwar Yaman
#kpu ri #Bonatua Silalahi #salinan ijazah Jokowi #tanpa sensor