Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kabar Gembira dari Menkeu Purbaya! Rp55 Triliun Bakal Digelontorkan untuk THR PNS, TNI-Polri di Awal Ramadan

Redaksi • Sabtu, 14 Februari 2026 | 09:30 WIB

 

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini.
 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kabar gembira datang dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk PNS dan personel TNI-Polri. Ini terkait Tunjangan Hari Raya (THR) yang bakal cair di awal Ramadan. Meski belum disampaikan waktu pastinya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sudah menegaskan hal itu pada acara Indonesian Economic Outlook di Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026).

Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah sudah mengambil ancang-ancang untuk mencairkan THR untuk PNS, TNI, dan Polri pada awal Ramadan.

”Awal puasa, kita harapkan THR sudah bisa disalurkan,” ungkap Purbaya dikutip Sabtu (14/2/2026).

 Baca Juga: Luka Modric Bawa AC Milan Menang di Kandang Pisa, Pangkas Jarak Jadi 5 Poin dengan Inter Milan

Menkeu pun menjelaskan bahwa anggaran THR itu sudah tertuang dalam proyeksi pengeluaran negara pada kuartal pertama 2026. Secara keseluruhan jumlahnya sebanyak Rp809 triliun. Dari angka itu, lebih kurang Rp55 triliun untuk THR. Angka tersebut lebih besar bila dibandingkan alokasi THR pada 2025 sebanyak Rp49,9 triliun.

Lebih lanjut, Purbaya juga menjelaskan strategi pemerintah untuk mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2026. Uang Rp809 triliun yang disiapkan diperkirakan akan habis pada tiga bulan pertama tahun ini. Selain untuk THR, ada percepatan beberapa program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp62 triliun.

”Percepatan MBG sebesar Rp62 triliun. Ada belanja dan lain-lain. Ada juga paket stimulus. Jadi, kita harus keluarkan semua pengeluaran yang mungkin terjadi di kuartal pertama agar momentum pertumbuhan ekonomi tetap berlanjut,” jelasnya.

Dari sisi penerimaan, Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah terus memperkuat proses pengumpulan pajak dan bea cukai. Dia mengaku sudah melakukan perubahan susunan di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Langkah itu diambil dengan tujuan untuk meningkatkan hasil penerimaan negara. Menurut Purbaya, tahun ini kebijakan fiskal masih bersifat ekspansif dengan target pendapatan negara lebih dari Rp 3 ribu triliun dan defisit anggaran sekitar Rp689 triliun.***

Editor : Edwar Yaman
#tni-polri #Menkeu Purbaya #thr pns #Kemekeu