Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kebersihan Paling Utama, Jangan Pakai Mobil SPPG untuk Berbelanja, Jika Terbukti Pengelola Disuspend

Redaksi • Rabu, 25 Februari 2026 | 17:33 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwarning. Jangan memakai mobil operasional SPPG untuk berbelanja.

Warning itu diberikan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang. "Mobil operasional SPPG itu dipakai untuk mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah penerima manfaat dan Posyandu, jangan dipakai untuk belanja, apa lagi untuk urusan lain," ujarnya, Selasa malam, 24 Februari 2026.

Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi itu menekankan bahwa mobil operasional SPPG harus dipakai sesuai peruntukannya. "Sebab, dirinya masih sering mendengar laporan bahwa mobil operasional SPPG dipakai untuk berbelanja ke pasar. Kalau masih ada mobil operasional SPPG yang dipakai untuk berbelanja ke pasar, saya suspend!" ujarnya dengan tegas.

Baca Juga: MBG: Antara Niat Mulia dan Realitas Fiskal

Nanik menekankan hal itu karena mobil operasional MBG memang khusus dipakai untuk mendistribusikan MBG. Karena itu, kebersihan maupun higienitas mobil operasional SPPG harus dijaga dengan ketat. Sementara jika dipakai untuk berbelanja ke pasar, bisa dipastikan bahwa bahan baku pangan yang dibeli masih harus dibersihkan lagi.

Dia menekankan Pengawas Gizi, Pengawas Keuangan, dan Asisten Lapangan harus ada di SPPG dan mengecek dengan teliti ketika bahan baku pangan datang. "Sebab, di sinilah titik krusial yang akan berdampak besar jika meleset. Kalau anda menemukan bahan baku sudah tidak layak, apalagi busuk, dan harganya dimarkup, jangan terima. Anda harus tegas. Kembalikan kepada supplier, dan minta yang baru," ujarnya.

Nanik pun mengingatkan, kalaupun Mitra memaksa untuk memakai mobil operasional SPPG untuk berbelanja atau urusan lain yang tidak berkaitan dengan distribusi MBG, Kepala SPPG harus menolak dengan tegas. Saat berbelanja, pihak Mitra atau supplier yang harus mengupayakan kendaraan sendiri untuk mengangkut bahan pangan ke SPPG.

Baca Juga: Sempat Terhenti, SPPG Polres Inhu Kembali Salurkan MBG

Pengawas Gizi harus mengecek kondisi, kualitas, dan juga kesegaran bahan pangan yang dibeli Mitra dari para supplier, serta apakah sesui dengan menu yang dirancang Pengawas Gizi pada hari itu. Pengawas Keuangan juga harus mengecek apakah harga bahan pangan yang dibeli dan dipasok supplier sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi, tidak ada mark up, sesuai dengan anggaran yang dirancang Pengawas Keuangan, serta mengumpulkan kuitansi pembelian bahan baku itu.

Sementara Asisten Lapangan yang akan menimbang, dan mengukur volume bahan pangan yang datang, apakah sesuai dengan rencana. Pengecekan yang teliti dan keputusan yang tegas sangat diperlukan pada titik krusial ini.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
#mobil sppg #Nanik Sudaryati Deyang #distribusi MBG