Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Disiram Air Keras, Aktivis KontraS Andrie Yunus Derita Luka Bakar 24 Persen, Aksi Pelaku Terekam CCTV Viral di Medsos

M. Erizal • Jumat, 13 Maret 2026 | 19:10 WIB

Tangkapan layar CCTV saat aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras di Salemba, Jakarta Pusat.
Tangkapan layar CCTV saat aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras di Salemba, Jakarta Pusat.

JAKARTA (RAIAUPOS.CO) - Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) malam.

Ketika itu Andrie tengah mengendarai sepeda motor sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba I menuju arah Talang.

Peristiwa ini pun terekam jelas dalam kamera pengawas (CCTV) yang kini viral di media sosial.

Akibat menjadi korban penyiraman air keras, Andrie mengalami luka bakar serius. Dokter RSCM menyatakan bahwa Adrie mengalami luka bakar 24 persen. Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyampaikan bahwa luka bakar yang dialami oleh Andrie nyaris di sekujur tubuh.

”Terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” kata dia dalam keterangan resmi pada Jumat (13/3/2026).

Dimas mengungkapkan bahwa serangan terhadap Andrie terjadi setelah dia melakukan siniar atau podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI), Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus). Podcast tersebut bertajuk Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia.

”Pasca peristiwa tersebut, Andrie Yunus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen,” ungkap dia.

Dari rekaman rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua orang pelaku berboncengan menggunakan satu sepeda motor.

Mereka tampak sudah merencanakan aksi tersebut dengan matang di jalur yang sama dengan arah kedatangan korban.

Saat berada di persimpangan, kedua pelaku sengaja memutar balik dan memperlambat laju motornya, seolah sedang menunggu kedatangan motor Andrie Yunus.

Begitu posisi mereka berpapasan, pelaku langsung menyiramkan cairan kimia berbahaya tersebut ke arah tubuh Andrie.

Seketika, Andrie Yunus berteriak histeris menahan sakit sembari berusaha membuka bajunya. Ia terus berteriak, "Air keras, air keras!" untuk meminta pertolongan.

Teriakan tersebut memicu warga dan pengendara sekitar untuk berkumpul menolong korban, bahkan beberapa warga sempat mencoba mengejar pelaku namun kehilangan jejak.

Meski laporan resmi dari pihak korban belum masuk, Polres Metro Jakarta Pusat memastikan penyelidikan telah berjalan di lapangan.

Pihak kepolisian fokus mengidentifikasi identitas pelaku melalui berbagai metode investigasi.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyatakan bahwa olah TKP sudah dilakukan sesaat setelah kejadian.

"Laporan resmi dr korban blm ada, namun saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas pelaku melalui scientific investigation," ujar Iptu Erlyn Sumantri, Jumat (13/3/2026).

Ia juga menambahkan bahwa tim Reskrim sudah bergerak cepat. "Semalem dari Reskrim Polres Jakpus sudah melakukan cek TKP," katanya.

Editor : M. Erizal
#Andrie Yunus #air keras #kontras #Andrie Yunus disiram air keras