Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pembunuhan Berencana di Siak, Cucu Tega Gorok Nenek Sendiri Demi Beli Motor untuk Pacar

Monang Lubis • Selasa, 7 April 2026 | 11:27 WIB
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irham Siregar didampingi Wakapolres Kompol Akira Ceria, Kasatreskrim AKP Raja Kosmos Parmulais, dan Wakapolsek Siak AKP Rudi Irwanto memperlihatkan barang bukti yang digunakan Ikbal Alfarizi untuk menghabisi neneknya dalam ekspose di Polsek Siak, Siak Sriindrapura, Senin (6/4/2026). (MONANG LUBIS/RIAU POS)
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irham Siregar didampingi Wakapolres Kompol Akira Ceria, Kasatreskrim AKP Raja Kosmos Parmulais, dan Wakapolsek Siak AKP Rudi Irwanto memperlihatkan barang bukti yang digunakan Ikbal Alfarizi untuk menghabisi neneknya dalam ekspose di Polsek Siak, Siak Sriindrapura, Senin (6/4/2026). (MONANG LUBIS/RIAU POS)

 
SIAK SRI INDRAPURA (RIAUPOS.CO) - IKBAL tinggal di rumah neneknya sejak 3 tahun terakhir. Semua biaya hidup ditang­gung sang nenek. Selama ini, apa yang diinginkan Ikbal dikabulkan. Ikbal tinggal berdua saja. Sementara ibu kandung Ikbal bernama Juariah tinggal di belakang rumah sang nenek. 

Ayah Ikbal sudah menikah lagi dan tinggal di Kecamatan Lubuk Dalam. Sang ibu, Juriah yang melaporkan Ikbal ke Polres, tak terima atas perbuatan keji putranya yang tega menghabisi ibu kandungnya sekaligus nenek Ikbal.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irham Siregar SH SIK MH didampingi Wakapolres Kompol Akira Ceria, Kasatreskrim AKP Dr Raja Kosmos Parmulais, dan Wakapolsek Siak AKP Rudi Irwanto SH menjelaskan, tersangka tidak dalam pengaruh narkoba saat menghabisi sang nenek.

Tersangka merencanakan meng­habisi sang nenek sejak Rabu (1/4) siang, saat giliran panen sawit milik sang nenek. Tersangka ikut memanen di kebun sang nenek dan dia mengutip brondolan. Dari hasil mengutip brondolan saja, dia mendapatkan uang Rp300 ribu. Sekitar pukul 12.00 WIB, tersangka sudah menyiapkan pisau dan golok yang disimpan di bawah karpet rumah neneknya.

Baca Juga: The Doctor, Bandar Narkoba Terkait dengan Kasus AKBP Didik Putra Kuncoro Dibekuk di Penang Malaysia

Saat Magrib, usai tersangka salat, dia mengingatkan sang nenek untuk segera Salat Magrib juga. Usai sang nenek salat, dengan posisi berhadapan, saat sang nenek ngemil makanan ringan, tersangka membekap sang nenek dengan tangan kiri, lalu menggoroknya dengan pisau dapur yang tidak terlalu tajam milik neneknya.

“Sang nenek melakukan perlawanan, namun kalah kuat dengan tangan sang cucu yang masih terus membekap,” jelas Kapolres Siak Sepuh. Masih dengan membekap mulut sang nenek, sang cucu mengambil golok yang sudah disiapkan di bawah karpet. “Dengan golok itulah darah menyembur dan nenek kehilangan nyawanya,” ungkapnya.

Dia menghabisi neneknya, demi bisa membelikan sepeda motor untuk pacarnya dan itu sungguh perbuatan yang sangat keji. Usai menghabisi neneknya, Ikbal Alfarizi menginap di salah satu hotel di Pangkalankerinci, Kabupaten Pelalawan. “Sebelumnya dia menyerahkan motor matik yang dibelinya melalui media sosial dan sejumlah uang kepada pacarnya,” ungkap Kapolres.

Karena sudah ketahuan, Ikbal berencana kabur ke Medan, Sumatera Utara. Tapi, karena kehabisan tiket, dia memilih menginap di salah satu hotel di Pangkalankerinci, dan di sanalah akhir pelariannya. “Tersangka kami bekuk, Jumat (3/4) sekitar pukul 03.30 WIB di dalam kamar hotel, dengan barang bukti sejumlah uang, sisa menjual perhiasan sang nenek,” jelasnya.

Hasil pengembangan, disita juga dari tangan pacar tersangka sepeda motor matik dan uang tunai. 

Baca Juga: Plt Gubri Lepas Bantuan Pangan bagi 597.968 Masyarakat Riau

Keterangan saat ekspose ini sedikit berbeda dengan saat awal kasus ini terungkap, Jumat (3/4) lalu. Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar SH SIK MH melalui Kasi Humas Polres Siak Aipda Dedek Prayoga saat itu mengatakan personel Polres langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) usai menerima laporan warga, lalu Tim Reskrim memburu pelaku.

Saat itu, dikatakan, pengakuan pelaku kepada penyidik, uang yang dicuri tersebut untuk pesta miras (minuman keras) bersama teman-temannya. ‘’Apakah pelaku ketergantungan narkoba, penyidik masih melakukan pengembangan, di antaranya dengan melakukan tes urine,’’ kata Aipda Dedek.

Diberitakan sebelumnya, Sutiah (72) ditemukan meningggal dunia, Kamis (2/4). Sekitar pukul 07.30 WIB, pelapor bernama Priastuti melintas di depan rumah korban dan melihat lampu teras hidup.

Sekitar pukul 18.30 WIB, Priastuti ditelepon Sarwoedi yang merupakan cucu nenek Sutiah lainnya. Sarwoedi menanyakan apakah neneknya ada di situ. Priastuti menjawab tidak ada. Malah Priastuti balik bertanya, apakah tidak di Lubuk Dalam? Dijawab Sarwoedi, neneknya tidak ada di Lubuk Dalam. 

Dijelaskan Priastuti, pagi dia lewat depan rumah nenek, pintu rumahnya tertutup, tapi lampu depannya hidup. Lalu Sarwoedi minta tolong Priastuti mengecek rumah neneknya untuk memastikan keberadaannya.

Baca Juga: TKA Terkendala Listrik hingga Jaringan

Sekitar pukul 19.30 WIB, Priastuti sambil mengajak tetangganya Lulu dan Mak Yuni memastikan keberadaan nenek Sutiah. Namun sang nenek tidak ditemukan. Priastuti lalu menghubungi pelapor yang juga anak korban bernama Wardi agar segera datang karena dipanggil-panggil, tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Tak berselang lama, Wardi tiba dan mencongkel jendela rumah ibunya, sebab dalam rumah gelap.  Tiba-tiba Wardi teriak, ‘’mamak ku’’. Korban ditemukan sudah terbaring di ruang tengah. Wardi menghidupkan lampu, lalu membuka pintu depan agar kakaknya Juriah dan warga bisa masuk. Mereka pun melihat apa yang menimpa ibunya. Lalu warga menghubungi Polres Siak.

Atas perbuatannya, tersangka Ikbal Alfarizi dijerat dengan pasal 459 subsider 458 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) tentang Pembunuhan Berencana.

"Tersangka terancam hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun," tegas Kapolres Sepuh.

Laporan MONANG LUBIS

 

Editor : Arif Oktafian
#cucu bunuh nenek di Siak #kriminal #pembunuhan #polisi #siak