Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Namai Anak Ali Khamenei, Dikunjungi Kedutaan Iran

Kamaruddin • Jumat, 10 April 2026 | 11:07 WIB
Perwakilan Kedutaan Iran menyambangi kediaman Arsa Putra di Desa Koto Tibun, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Selasa (7/4/2026). (WARGA UNTUK RIAU POS)
Perwakilan Kedutaan Iran menyambangi kediaman Arsa Putra di Desa Koto Tibun, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Selasa (7/4/2026). (WARGA UNTUK RIAU POS)

 
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Pasangan suami istri Arsa Putra (51) dan Wirdatul Jannah, warga Dusun Sungai Tibun, Desa Koto Tibun, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar menjadi sorotan publik setelah memberikan nama putra mereka Ali Khamenei. 

Keputusan tersebut menarik perhatian masyarakat luas karena nama yang diberikan identik dengan tokoh besar dunia Islam yang pernah memimpin Republik Islam Iran selama puluhan tahun. Bayi laki-laki tersebut lahir di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda Anisyah, 24 Maret 2026, empat hari setelah Hari Raya Idulfitri 2026.

Menurut Arsa Putra, pemberian nama tersebut bukan keputusan yang diambil secara tiba-tiba. Ia mengaku telah lama mengenal sosok tokoh yang menjadi inspirasi nama anaknya melalui berbagai literatur biografi dan tulisan sejarah tentang kepemimpinan di dunia Islam.

“Saya sudah lama membaca biografi beliau. Saya melihat beliau sebagai tokoh yang berilmu dan memiliki kepemimpinan yang kuat. Dari situ muncul keinginan memberi nama anak saya seperti beliau,” ujar Arsa kepada Riau Pos, Kamis (9/4).

Menariknya, sebelum menetapkan nama tersebut secara resmi, Arsa mengaku terlebih dahulu meminta izin kepada pihak Kedutaan Besar Iran di Jakarta. Ia mengirimkan permohonan secara langsung sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh yang namanya akan digunakan untuk anaknya.

Baca Juga: Cheryl Amanda Luna, Siswa MAN 2 Pekanbaru Lolos 7 Perguruan Tinggi Luar Negeri 

Permohonan tersebut kemudian mendapat tanggapan positif dari pihak kedutaan. Bahkan, Selasa (7/4), perwakilan Kedutaan Iran sempat datang langsung ke kediaman Arsa Putra di Desa Koto Tibun untuk menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa bagi bayi yang baru lahir tersebut.

Kunjungan tersebut menjadi momentum yang tidak terlupakan bagi keluarga Arsa. Selain memberikan ucapan selamat, perwakilan kedutaan juga menyampaikan harapan agar nama yang diberikan menjadi doa dan motivasi bagi sang anak di masa depan.

Arsa mengatakan, bahwa dirinya berharap nama tersebut tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga menjadi doa dan harapan agar putranya tumbuh menjadi pribadi yang mencintai ilmu pengetahuan, memiliki akhlak yang baik, serta mampu memberi manfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap anak saya kelak menjadi orang yang berilmu, punya kepemimpinan yang kuat, dan bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa tokoh yang menjadi inspirasi nama anaknya dikenal sebagai sosok ulama yang memberikan perhatian besar terhadap pendidikan keagamaan, termasuk generasi muda penghafal Al-Qur’an.

 Hal itu menjadi salah satu alasan utama dirinya memilih nama tersebut.

Kabar pemberian nama ini dengan cepat menyebar di tengah masyarakat Kampar dan menjadi perbincangan hangat, baik di lingkungan sekitar tempat tinggal keluarga Arsa maupun di media sosial.

Baca Juga: Polres Kuansing Amankan HE di Gaung Inhil, Pelaku PETI Sempat Kabur dari Polsek Kuantan Hilir

Sebagaimana diketahui, tokoh yang menjadi inspirasi nama bayi tersebut merupakan salah satu figur penting dalam sejarah politik Republik Islam Iran. Ia menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran sejak tahun 1989 setelah sebelumnya menjabat sebagai Presiden Iran pada periode 1981 hingga 1989.

Dalam perjalanan politiknya, tokoh tersebut dikenal sebagai bagian dari generasi awal revolusi yang berperan dalam perubahan besar struktur pemerintahan Iran pada akhir dekade 1970-an. Setelah wafatnya pemimpin revolusi sebelumnya pada tahun 1989, ia kemudian dipilih oleh Majelis Ahli untuk mengemban jabatan sebagai pemimpin tertinggi negara.

Selama lebih dari tiga dekade masa kepemimpinannya, ia memiliki pengaruh besar dalam kebijakan politik, militer, dan hubungan luar negeri Iran. Masa kepemimpinannya juga menjadi salah satu yang terlama dalam sejarah negara tersebut.

Arsa Putra berharap nama yang diberikan kepada putranya dapat menjadi inspirasi sepanjang hidup sang anak. Ia juga berharap putranya kelak dapat tumbuh menjadi pribadi yang membawa kebaikan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama. “Kami hanya orang tua biasa. Tapi kami punya harapan besar agar anak kami kelak menjadi orang yang bermanfaat,” tuturnya.(kom)

 

Editor : Arif Oktafian
#RSIA BUNDA ANISYAH #iran #Bangkinang #ali khamenei #kampar