Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

45 JCH Tertunda Sudah Diberangkatkan 

Tim Redaksi • Kamis, 30 April 2026 | 14:12 WIB
Ilustrasi ibadah Haji. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
Ilustrasi ibadah Haji. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Keberangkatan 45 jemaah calon haji (JCH) Riau Kloter BTH 6 yang sempat tertunda ke Tanah Suci Selasa (28/4) lalu, akhirnya dibe­rangkatkan Rabu (29/4). Mereka diterbangkan bersama JCH Kloter 7 BTH, ditambah dua jemaah mutasi dari Kloter 4 BTH. 

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau Defizon, memastikan seluruh jemaah yang mengalami penundaan tersebut kini telah diberangkatkan. “Jemaah Kloter 6 yang dimutasi ke Kloter 7 sudah diberangkatkan,” ujarnya, Rabu (29/4).

Defizon juga menjelaskan bahwa proses mutasi kloter dilakukan untuk memastikan jemaah tetap bisa berangkat tanpa harus menunggu terlalu lama. “Kami upayakan jemaah yang tertunda tetap diberangkatkan secepatnya melalui penyesuaian kloter agar tidak mengganggu jadwal ibadah mereka di Tanah Suci,” jelasnya.

Baca Juga: Selamat setelah Terjebak 9 Jam di Gerbong, KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Tabrakan, 15 Meninggal Dunia

Ia menambahkan, pihaknya terus memantau kondisi jemaah yang masih tertunda, terutama yang sedang menjalani perawatan. “Bagi jemaah yang dirawat di Batam maupun yang sakit di daerah, kami terus berkoordinasi dengan tim medis agar mereka bisa segera pulih dan diberangkatkan pada kloter berikutnya,” tambah Defizon.

Secara keseluruhan, hingga 29 April 2026, jumlah jemaah haji Provinsi Riau yang telah diberangkatkan mencapai 2.208 orang. Rinciannya terdiri dari 2.175 jemaah haji, 10 Petugas Haji Daerah (PHD), 3 pembimbing KBIHU, serta 20 petugas kloter.

Sementara itu, masih terdapat sejumlah jemaah yang mengalami penundaan atau batal berangkat dengan berbagai alasan. Tercatat 7 jemaah dirawat di Batam, 5 orang pendamping turut menunggu di Batam, serta 4 jemaah lainnya dalam kondisi sakit di daerah masing-masing.

Baca Juga: Selamat setelah Terjebak 9 Jam di Gerbong, KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Tabrakan, 15 Meninggal Dunia

Satu JCH Rohul Kloter 8 Dirawat di RS Otorita Batam 

Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, kabar kurang menggembirakan datang dari rombongan JCH Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Satu dari total 191 JCH yang tergabung dalam Kloter BTH 8 terpaksa dirawat di rumah sakit akibat gangguan kesehatan.

JCH tersebut diketahui bernama Ismed Daulay, warga asal Kecamatan Rambah. Ia mengalami sesak napas saat menjalani pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Batam, Rabu (29/4) pagi. Petugas medis yang menangani langsung mengambil tindakan cepat dengan merujuk yang bersangkutan ke RS Otorita Batam untuk mendapatkan penanganan intensif.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Rohul H Marthillevi Saleh MSy membenarkan adanya satu JCH Rohul Kloter 8 yang dirawat di RS Otorita Batam sehari sebelum keberangkatan ke Madinah.

“Benar, satu JCH kita atas nama Ismed Daulay mengalami sesak napas saat pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Batam. Saat ini sudah dirujuk ke RS Otorita Batam untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap Marthillevi Saleh, Rabu (29/4).

Sementara itu, seluruh JCH Rohul yang tergabung dalam Kloter BTH 8 dijadwalkan tetap diberangkatkan sesuai rencana. Kloter ini merupakan gabungan JCH dari Rohul, Kabupaten Siak, dan Rokan Hilir (Rohil) dengan total sebanyak 445 jemaah. 

Marthillevi menjelaskan, sebelum keberangkatan ke tanah suci, para JCH Kloter 8 BTH akan mengikuti prosesi pelepasan secara resmi oleh pemerintah di Asrama Haji Batam pada Kamis (30/4) pukul 06.50 WIB. ‘’Dijadwalkan, Bupati Rohul Anton akan melepas secara resmi,’’ jelasnya.

Baca Juga: Wako Agung Jemput Dukungan Pusat Sukseskan Waste Station dan Tata TPA,

JCH Rohil Kloter BTH 6 Tiba di Madinah

Sebanyak 137 Jemaah  Haji asal Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang tergabung dalam Kloter BTH 6 resmi menginjakkan kaki di Madinah Selasa (28/4) sore., waktu setempat. Rombongan mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz. 

Hal itu dibenarkan Kepala Kantor Kementerian Haji (Kakanmenhaj) Rohil HM Syafri Johan. “Seharusnya ada 140 jemaah yang berangkat dalam Kloter 6 ini. Namun, saat ini tercatat 137 jemaah yang sudah tiba di Madinah di mana tiga orang tunda berangkat karena sakit dan mendampingi JCH yang sakit,” katanya, Rabu (29/4).

Ketua rombongan JCH Rohil HM Nurhidayat mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah kami sudah tiba di Madinah. Terima kasih kepada Allah SWT, Pemerintah Kabupaten Rohil, Kemenhaj, dan seluruh panitia yang telah memfasilitasi serta mendoakan keselamatan kami,” katanya. 

307 JCH Inhil Mulai Perjalanan Haji dari Batam

Sebanyak 307 JCH asal Kabupaten Indragiri Hilir tergabung dalam Kloter BTH 7 diberangkatkan menuju Tanah Suci, Rabu (29/4). Sebelumnya, JCH Inhil bertolak dari Tembilahan menggunakan kapal cepat menuju Batam. Setibanya di Asrama Haji Batam, jemaah menjalani masa istirahat sekaligus pemeriksaan kesehatan sebelum akhirnya diberangkatkan ke Arab Saudi.

Bupati Inhil Herman yang ikut melepas keberangkatan jemaah menegaskan bahwa ibadah haji merupakan puncak rukun Islam yang tidak hanya menuntut kemampuan finansial, tetapi juga kesiapan ilmu agama serta kondisi fisik yang prima. “Perbedaan cuaca, bahasa dan budaya harus disikapi dengan keikhlasan dan kesabaran agar jemaah tetap fokus beribadah,” ujarnya.(ilo/epp/fad/*2) 

 

Editor : Arif Oktafian
#Haji 2026 #ke #jch riau