Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pantau Hilal Awal Zulhijah di Pantai Selat Baru

Abu Kasim • Jumat, 15 Mei 2026 | 10:00 WIB
Pantai Selatbaru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, bakal dijadikan lokasi pemantauan hilal awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah. (KEMENAG UNTUK RIAU POS)
Pantai Selatbaru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, bakal dijadikan lokasi pemantauan hilal awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah. (KEMENAG UNTUK RIAU POS)

 
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan Pantai Selat Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis kembali sebagai salah satu lokasi pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah pada Ahad (17/5). Lokasi tersebut menjadi bagian dari 88 titik rukyatulhilal yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pemantauan hilal ini dilakukan sebagai bagian dari pro­ses penentuan awal Zulhijah 1447 H, yang nanti­nya akan diputuskan melalui sidang isbat pemerintah. Penetapan awal Zulhijah juga menjadi dasar dalam menentukan pelaksa­naan Hari Raya Iduladha 1447 H.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau M Fakhri mengatakan, sidang isbat awal Zulhijah 1447 Hijriah dijadwalkan berlangsung pada 17 Mei 2026 yang bertepatan dengan 29 Zulkaidah 1447 H.

Ia menyebutkan, pemantauan hilal dilakukan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Pantai Selat Baru Bengkalis. Hasil rukyat dari seluruh daerah nantinya akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menetapkan awal bulan Zulhijah.

Baca Juga: Wako Agung Nugroho Pastikan Dukung hingga Tingkat Nasional, Buka Piala Dunia Anak Regional Riau

“Pemantauan hilal dilaksanakan serentak di berbagai titik di Indonesia, termasuk di Pantai Selat Baru Bengkalis. Hasil rukyat dari daerah akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat penentuan awal Zulhijah 1447 Hijriah,” ujar Fakhri, Kamis (14/5).

Ia menjelaskan, berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak menjelang Zulhijah 1447 H diperkirakan terjadi pada Ahad, 17 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Sementara saat rukyat dilakukan, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan telah berada di atas ufuk.

Ketinggian hilal diperkirakan berada pada kisaran 3 derajat 37 menit hingga 6 derajat 54 menit. Sedangkan sudut elongasi atau jarak sudut antara bulan dan matahari diperkirakan berkisar antara 8 derajat 58 menit hingga 10 derajat 36 menit.

Fakhri menambahkan, berdasarkan data hisab tersebut, posisi hilal dinilai telah memenuhi parameter imkanur rukyat yang menjadi acuan dalam penetapan awal bulan Hijriah di Indonesia.

Baca Juga: Sungai Kuantan Meluap, Ratusan Rumah Terendam, Daerah Hilir Diminta Waspada, BPBD Koordinasikan Kondisi Kebencanaan 

“Kita berharap proses rukyatulhilal berjalan lancar sehingga penetapan awal Zulhijah 1447 H dapat dilaksanakan dengan baik dan menjadi pedoman bagi umat Islam dalam melaksanakan ibadah Iduladha,” jelasnya.

Dengan kembali ditetapkannya Pantai Selat Baru sebagai lokasi rukyatulhilal, Bengkalis turut berperan dalam mendukung proses penetapan kalender Hijriah nasional yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sedangkan Kepala Kemenag Kabupaten Bengkalis Drs H Khaidir juga menyebutkan, pihaknya akan ikut dalam pelaksanaan pemantauan hilal. Tentunya momentum ini sangat menguntungkan bagi daerah di pesisir Riau. “Ya, nanti kami ikut mendampingi. Biasanya kalau cuaca bagus dan tidak hujat serta mendung, maka anak bulan sudah terlihat,” jelasnya.(ksm)

 

Editor : Arif Oktafian
#AWAL ZULHIJAH #kemenag #pantai selat baru #hilal #kanwil