Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Menlu Iran Minta BRICS Kutuk Serangan AS-Israel

jpg • Jumat, 15 Mei 2026 | 10:30 WIB
Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar (kanan) menyambut Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada pembukaan BRICS di New Delhi, India, Kamis (14/5/2026). (ARUN SANKAR/AFP)
Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar (kanan) menyambut Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada pembukaan BRICS di New Delhi, India, Kamis (14/5/2026). (ARUN SANKAR/AFP)

 
NEW DELHI (RIAUPOS.CO) - Pertemuan Menteri Luar Negeri (Menlu) BRICS di New Delhi, India, kemarin (14/5), dibayangi memanasnya perang Iran dan krisis energi global. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi meminta negara-negara anggota BRICS mengutuk Amerika Serikat dan Israel atas serangan terhadap Teheran yang disebutnya sebagai “agresi ilegal”.

Seruan itu disampaikan Araghchi di tengah meningkatnya tekanan diplomatik Iran dalam forum negara-negara berkembang tersebut. Konflik di Timur Tengah diperkirakan menjadi isu dominan dalam pertemuan dua hari itu, meski agenda resmi mengusung tema ketahanan, inovasi, kerja sama, dan keberlanjutan.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari persiapan menuju KTT BRICS ke-18 yang dijadwalkan berlangsung di India pada September mendatang. Forum BRICS kini beranggotakan Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Iran, Mesir, Ethiopia, Uni Emirat Arab, dan Indonesia.

Baca Juga: Ade Suhendra, Pelatih Terbaik Liga 2 Tahun 2025/2026, “Anak Riau Berpotensi, Berikan Kepercayaan”

Araghchi juga dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar di sela forum. Dilansir Al Jazeera, pada pertemuan BRICS sebelumnya di New Delhi pada April lalu, forum gagal mengeluarkan pernyataan bersama setelah Iran dan Uni Emirat Arab (UEA) berselisih mengenai sikap terhadap perang. 

Peneliti Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri (ECFR) Rafael Loss menilai perang Iran akan membayangi seluruh agenda BRICS tahun ini. “Perang Iran kemungkinan akan membayangi baik KTT BRICS maupun pertemuan Trump dengan Xi,” ujarnya.(lyn/gas/jpg)

Editor : Arif Oktafian
#Abbas Araghchi #iran #israel #menlu