PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Aliansi Honorer Non Database BKN Indonesia menyambut positif komitmen Ketua Panitia Kerja (Panja) Perancang Undang-Undang ASN No 20 Tahun 2023, Dr Syamsurizal SE MM yang akan mengupayakan penyampaian aspirasi tenaga non-ASN kepada Menteri PANRB dalam waktu dekat.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Public Discourse Vol.2 yang menjadi ruang dialog antara tenaga honorer dan pembuat kebijakan.
"Saya akan mengupayakan dalam waktu dekat untuk menyampaikan langsung suara-suara teman-teman aliansi kepada Menteri PANRB," ujar Dr Syamsurizal.
Baca Juga: Panen Raya Kuartal II, Polda Riau Hasilkan 117,3 Ton Jagung
Ketua Aliansi Honorer Non Database BKN Indonesia, Rafzamzali SIP MIP, menyampaikan apresiasi atas langkah tersebut dan berharap adanya tindak lanjut konkret dari pemerintah pusat.
"Kami mengapresiasi komitmen yang akan diupayakan ini. Ini menjadi harapan besar bagi tenaga honorer non database yang telah lama mengabdi namun belum mendapatkan kepastian status," ungkap Rafzamzali.
Aliansi menegaskan akan terus mengawal proses ini agar aspirasi yang telah disampaikan dapat berujung pada kebijakan yang adil, transparan, dan berpihak kepada tenaga non-ASN di seluruh Indonesia.
Editor : Rinaldi