RIAUPOS.CO - Di tengah suasana penyembelihan hewan kurban di RT 002/RW 003, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, KotaTangerang, seorang warga bernama Hendrik Gunawan meninggal dunia secara mendadak saat sedang membantu proses pemotongan sapi kurban pada momen Iduladha, Rabu (27/5/2026).
Kejadian itu sempat terekam kamera video. Dalam video, korban terlihat ambruk tepat setelah darah dari leher sapi yang baru saja disembelih mulai menyembur.
Awalnya, proses penyembelihan berjalan biasa. Sapi kurban berwarna cokelat sudah dalam posisi rebah dengan kaki terikat. Korban terlihat mengenakan kaos berwarna oranye dan celana pendek, berada di posisi paling depan untuk memegangi area leher sapi yang telah terpenggal.
Baca Juga: 83 Hewan Kurban Terkumpul di MAIC Rohul, 60 Ekor Didistribusikan ke Desa-desa
Begitu darah segar mulai menyembur, korban tiba-tiba terlihat lemas dan langsung ambruk ke arah depan. Warga sekitar yang menyadari situasi tersebut langsung panik, dan langsung mengerumuni korban untuk memberikan pertolongan pertama.
Camat Tangerang Yudi Pradana, seperti dilansir dari JawaPos.com membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban memang sedang berada di lokasi untuk membantu panitia kurban setempat.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Hendrik bukanlah bertindak sebagai jagal atau penyembelih utama. Melainkan, ia hanya bertugas membantu memegangi bagian kepala sapi agar tidak banyak bergerak saat dieksekusi.
"Nah, posisinya bapak itu begadang sebenarnya semalam. Nah, itu iparnya Pak RT 2 RW 3 itu. Jadi begitu dipotong kan darahnya itu kan (muncrat), mungkin kayak kaget begitu atau apa, tiba-tiba jatuh begitu," ujar Yudi, Rabu (27/5/2026).
Faktor kelelahan akibat terjaga sepanjang malam diduga menjadi pemicu kondisi fisik korban melemah, hingga akhirnya kaget dan langsung terjatuh di dekat pohon tempat sapi diikat.
Melihat kondisi Hendrik yang tidak sadarkan diri, warga dan pihak keluarga langsung bergerak cepat melarikannya ke fasilitas puskesmas terdekat. Namun sesampai di Puskesmas Tanah Tinggi, Hendrik dipastikan sudah tak lagi bernafas dan dinyatakan meninggal dunia.
Editor : M. Erizal