JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Update terkini gempa bumi di Provinsi Sulawesi Tengah menyebutkan terdapat satu korban tewas. Korban berasal dari Kabupaten Sigi.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan terus memperbarui data korban terdampak gempa bumi magnitudo 6,7 ini. "Korban meninggal dunia dilaporkan berasal dari Kabupaten Sigi yang juga menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari kepada awak media.
Dikatakan, Sigi merupakan daerah paling terdampak parah pasca gempa bumi terjadi. Tercatat ada 89 kepala keluarga dengan total 272 jiwa terdampak. Selain itu, 22 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat.
Baca Juga: BNPB Data Korban Luka dan Kerusakan Infrastruktur Gempa Bumi Sulawesi Tengah
Data terakhir di Kabupaten Parigi Moutong mencatat sekitar 21 kepala keluarga atau 40 jiwa terdampak. Di Kota Palu, 2 warga mengalami luka ringan, sedangkan di Kabupaten Poso 1 warga mengalami luka dan masih dalam pendataan lebih lanjut oleh petugas.
Tidak hanya korban meninggal dunia, petugas di lapangan juga memperbarui data jumlah warga terdampak dan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah. Sampai malam ini, tercatat sekitar 110 kepala keluarga atau 312 jiwa terdampak gempa. Sebanyak 25 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat.
Aktivitas gempa susulan dilaporkan masih terus terjadi hingga sore hari. BNPB bersama BMKG dan pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta BMKG. Gempa juga dilaporkan telah merusak infrastruktur di sebagian daerah provinsi itu. Fasilitas sosial dan rumah ibadah juga banyak yang rusak.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi