Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Petani-Nelayan Disebut Pahlawan Pangan, Waketum Kadin Andi Yuslim Patawari Apresiasi Dukungan Prabowo

Redaksi • Rabu, 24 Juni 2026 | 19:07 WIB
Waketum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari mengapresiasi pesan Presiden Prabowo pada PENAS Petani dan Nelayan tentang pentingnya peran petani dan nelayan.(TIM UNTUK RIAUPOS.CO)
Waketum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari mengapresiasi pesan Presiden Prabowo pada PENAS Petani dan Nelayan tentang pentingnya peran petani dan nelayan.(TIM UNTUK RIAUPOS.CO)


GORONTALO (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari (AYP) mengapresiasi pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya peran petani dan nelayan pada Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo. Dia menilai perhatian Presiden menjadi dukungan nyata bagi penguatan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan petani dan nelayan merupakan penghasil pangan yang menjadi fondasi keberlangsungan bangsa. Menurut Presiden, tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa peran petani dan nelayan.

“Para petani dan nelayan adalah penghasil makanan, penghasil pangan. Tidak ada negara bisa berdiri, tidak ada negara bisa bertahan, bahkan tidak ada peradaban yang bisa bertahan tanpa pangan,” tegas Presiden Prabowo, Rabu (24/6/2026).

Baca Juga: Longsor di Lembah Anai, Jalur Padang-Bukittinggi Tutup, Ini Imbauan Dirlantas Polda Sumbar

AYP menilai pesan Presiden tersebut selaras dengan peran strategis petani dan nelayan dalam menjaga pasokan pangan nasional. Dia menyebut petani dan nelayan merupakan pahlawan yang berada di garis depan ketahanan pangan.

“Petani, nelayan menjadi pahlawan dalam ketahanan pangan untuk menuju kemandirian pangan,” kata AYP kepada media usai acara.

Menurut dia, penyelenggaraan PENAS menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan. Kegiatan tersebut juga menjadi penyemangat bagi petani dan nelayan untuk terus meningkatkan produktivitas.

Baca Juga: Serba-Serbi Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ahli Pidana Chairul Huda Promosi Buku hingga Ucapan Amin

Selain memperkuat sektor pangan, AYP menilai PENAS memberi dampak ekonomi bagi Gorontalo sebagai tuan rumah kegiatan. Dia meyakini kegiatan tersebut akan menciptakan multiplier effect bagi pelaku usaha lokal dan UMKM.

“Kegiatan PENAS ini terselenggara dengan baik. Kami dari KADIN Indonesia sangat mendukung kegiatan ini sebagai langkah kongkrit dukungan pemerintah terhadap peningkatan ekonomi di sektor pertanian dan di sektor perikanan,” tuturnya.

AYP juga mengapresiasi kehadiran Presiden Prabowo yang dinilai memberikan dukungan moral bagi petani dan nelayan. Dia menyebut kehadiran kepala negara menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap sektor pangan yang menjadi tulang punggung pembangunan nasional.

 

“Kehadiran Presiden Prabowo di kegiatan Penas ini memberi supporting sangat besar. Inilah bukti nyata kepedulian Presiden kita dengan hadir di acara, menyapa para petani nelayan di acara. Ini apresiasi yang sangat kita banggakan kepada Bapak Presiden dengan bukti nyatanya diberikannya penghargaan dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) kepada Presiden Prabowo Subianto,” pungkasnya.(rls/egp)

Editor : Eka G Putra
#waketum kadin andi yuslim patawari #petani nelayan #pahlawan pangan #penas petani dan nelayan XVII di gorontalo #Andi Amran Sulaiman (AAS)