BPDP Dorong Percepatan Hilirisasi Riset Sawit

Tim Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 11:42 WIB
Pembukaan Pekan Riset Sawit Indonesia 2026, di Jakarta, Senin (20/7/2026). (Djati Waluyo/Jawapos.com)
Pembukaan Pekan Riset Sawit Indonesia 2026, di Jakarta, Senin (20/7/2026). (Djati Waluyo/Jawapos.com)

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah mendukung sebanyak 1.873 peneliti, serta 383 mahasiswa sejak 2015 melalui program Grant Riset Sawit.

Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, mengatakan sejak 2015 sampai dengan saat ini program yang masuk dalam Pekan Riset Sawit Indonesia (Perisai) telah mendukung 466 kontrak penelitian yang melibatkan 109 lembaga penelitian dan pengembangan.

”Dari program tersebut, lahir 395 publikasi ilmiah dan 84 paten sebagai bagian dari penguatan inovasi industri sawit nasional,” ujar Eddy dalam pembukaan Pekan Riset Sawit Indonesia 2026, di Jakarta, Senin (20/7).

Baca Juga: Daihatsu Ajak Konsumen Peduli Perawatan Mobil

Eddy mengatakan, riset harus menghasilkan solusi yang dapat diterapkan oleh industri dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. ”Arah BPDP ke depan adalah mempertemukan kebutuhan industri (market pull), inovasi (technology push), dan keperluan masyarakat,” ujarnya.

Eddy mengatakan, Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia harus mampu menjadi pemimpin dalam inovasi dan teknologi. Di tengah tantangan perubahan iklim, digitalisasi, bioekonomi, dan tuntutan keberlanjutan, riset menjadi investasi strategis untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing industri sawit.

Pada Perisai 2026, BPDP juga menandatangani 56 kontrak riset baru, termasuk kajian pengembangan kelapa nasional dan kesiapan implementasi B50. Penelitian tersebut mencakup bidang budidaya, bioenergi, oleokimia, biomaterial, lingkungan, sosial ekonomi, hingga teknologi informasi.

Baca Juga: BI Pilih Perbesar Insentif daripada Naikkan BI Rate

Selain mendukung penelitian, BPDP memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui kerja sama dengan 44 perguruan tinggi, pemberian beasiswa kepada 13.265 mahasiswa, serta pelatihan bagi lebih dari 30 ribu petani dan pekebun untuk mempercepat adopsi inovasi di lapangan.

Hingga saat ini, lebih dari 100 hasil riset yang didanai BPDP telah memasuki tahap komersialisasi, mulai dari penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan industri hingga melahirkan startup berbasis hasil penelitian.(jpg)

Editor : Arif Oktafian
Badan Pengelola Dana Perkebunan riset sawit BPDP