APBN Harus Sehat Jadi Arahan Khusus Prabowo ke Menkeu Suahasil Nazara usai Reshuffle Kabinet

Redaksi • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 19:20 WIB
Suahasil Nazara disalami Presiden Prabowo Subianto usai dilantik dalam reshuffle kabinet Merah Putih sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).(TANGKAPAN LAYAR INSTAGRAM CATATAN SESKAB)
Suahasil Nazara disalami Presiden Prabowo Subianto usai dilantik dalam reshuffle kabinet Merah Putih sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).(TANGKAPAN LAYAR INSTAGRAM CATATAN SESKAB)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - APBN harus sehat, karena anggaran pendapatan belanja negara (APBN) merupakan bagian dari keuangan negara sehingga harus bisa menjalankan program prioritas pemerintah. Hal ini menjadi arahan khusus Presiden Prabowo kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara yang baru dilantik dalam reshuffle kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran, Senin (14/9/2026).

Arahan khusus Prabowo disampaikan usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, dimana presiden meminta agar Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tetap menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara.

Pasalnya, anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) menjadi instrumen penting untuk memastikan berbagai program prioritas pemerintah dapat berjalan.

Baca Juga: Pasar Respon Positif-Terukur Reshuffle Kabinet Menkeu Purbaya ke Suahasil, IHSG Sempat Naik 200 Poin

"APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah. Oleh karena itu APBN-nya itu harus sehat," kata Suahasil usai dilantik sebagai menteri keuangan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Untuk diketahui, Suahasil menjadi menteri keuangan menggantikan posisi Purbaya Yudhi Sadewa di Kabinet Merah Putih.

Dengan arahan tersebut, Suahasil menegaskan, kesehatan APBN harus berjalan beriringan dengan kredibilitas. APBN harus dikelola secara transparan dan dapat dipercaya sehingga mampu menjadi fondasi bagi pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Baca Juga: Kabel Jaringan Dipindah ke Bawah Tanah, Pemko Minta Aspal Tak Rusak

"Dan untuk itu, kita akan melakukan dengan Kementerian Keuangan yang selama ini sudah bekerja dengan sangat-sangat keras akan melanjutkan menjaga keuangan negara tersebut menjadi APBN yang nantinya bisa menumbuhkan dan APBN yang juga bisa betul-betul menstabilkan ekonomi Indonesia," ujarnya.

Mantan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) itu menambahkan, penguatan keuangan negara akan dilakukan dengan meneruskan berbagai langkah yang selama ini telah berjalan di Kemenkeu.

Kemenkeu memiliki peran strategis karena memiliki jaringan kerja yang luas hingga ke berbagai daerah di Indonesia dengan kekuatan 77 ribu pegawai. "Tentu bekerja di seluruh Indonesia untuk bisa menumbuhkan ekonomi dan juga menstabilkan ekonomi Indonesia," tutur Suahasil.

 

Kini, salah satu fokus utama Suahasil, yakni menangani sektor fiskal adalah memastikan APBN tetap kredibel. Selain itu, komunikasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting agar kebijakan pemerintah dapat dipahami dan dipercaya publik.

Baca Juga: Reshuffle Kabinet Prabowo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Diganti Suahasil Nazara

"Jadi saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah," pungkasnya.

Editor : Eka G Putra
Sumber : jawapos.com
menkeu purbaya diganti reshuffle kabinet prabowo menkeu suahasil nazara apbn harus sehat tugas khusus prabowo ke menkeu