Seiko Seiki Tunggu Lawan di Final
Redaksi • Senin, 18 Juli 2011 | 07:36 WIB
Laporan EDWAR YAMAN, Pekanbaru edwar-yaman@riaupos.com
Seiko Seiki sukses melaju ke final Pekanbaru Basketball League (PBL) 2011. Tim besutan Dewit itu memupus asa juara bertahan Pattimura di Final Four dengan skor 57-45, Sabtu (16/7) malam di Gelora Senapelan.
Kemenangan itu adalah yang kedua bagi Seiko Seiki, setelah sebelumnya juga menang atas tim besutan Welly Febrisa di laga pertama, Kamis (14/7) lalu.
Jika Seiko Seiki sudah menempatkan kakinya di final, Family justru membuka kans maju ke final. Itu setelah tim besutan Aulia Iyot itu sukses melakukan revans atas Rajawali. Alhasil kedua tim kembali bertemu Senin (18/7) malam untuk meraih tiket final. Dalam laga itu Family mengalahkan Rajawali dengan skor 71-61.
Untuk mengatasi Pattimura, Seiko Seiki menmang perlu kerja keras. Haryanto Budhiman dkk begitu kesulitan di kuarter pertama. Alhasil mereka tertinggal 5-10. Namun di kuarter kedua mereka mampu menemukan permainan terbaiknya dan berbalik unggul 30-24. Sejak itu kepercayaan diri anak-anak Seiko Seiki sulit diruntuhkan. Mereka pun unggul 42-35 di kuarter ketiga dan menutupnya dengan skor 57-45.
“Performa terbaik para pemain baru keluar di kuarter kedua. Setelah unggul, motivasi pemain begitu tinggi untuk menembus final,” ungkap Dewit, pelatih Seiko Seiki seusai laga.
Di sisi lain, faktor fisik kembali membuat Pattimura gagal mengatasi Seiko Seiki Welly Febrisa menyebut fisik Jordan Setiawan dkk tidak cukup bagus untuk menghentikan laju Seiko Seiki.
“Saat ini banyak pemain yang berdomisili di luar kota, sehingga faktor kelelahan sangat menghantui kami. Hanya dua pemain dari keseluruhan yang rutin latihan,” ungkap Welly.
Walau kalah, Welly optimis tahun depan timnya bisa jadi juara lagi. Sebab saat ini timnya diisi pemain muda yang dipercaya sebagai starting line up.
“PBL 2011 dari segi kualitas pertandingan sudah meningkat. Kemasan iven ini sudah sangat baik, namun perangkat pertandingan memang harus dibenahi. Tahun depan, kami yakin jadi juara lagi,” tegas Welly.
Sementara, Family yang bertekad melakukan revans untuk memaksakan digelarnya laga ketiga kesampaian. Mereka berjuang keras untuk mengtasi Rajawali yang dibesut Mario Luther. Awalnya Rajawali seakan bisa menang mudah untuk menyusul Seiko Seiki ke final. Di kuarter pertama dan kedua anak-anak Rajawali unggul 17-9 dan 32-31.
“Kami tidak ingin menyerah begitu saja. Kami harus memenangi laga ini untuk memaksakan digelarnya laga ketiga. Kawan-kawan mampu mewujudkan itu dan membuka kans kami ke final,” ungkap Iyot.(*2/esi)
Editor : RP Redaksi