Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tottenham Hotspur vs Aston Villa: Menata Kembali Emosi Emi Martinez

Edwar Yaman • Minggu, 1 Januari 2023 | 19:00 WIB
Kiper timnas Argentina yang juga penjaga gawang Aston Villa Emiliano Martinez menyapa para penggemar di kota kelahirannya, Mar del Plata, beebrapa waktu lalu.
Kiper timnas Argentina yang juga penjaga gawang Aston Villa Emiliano Martinez menyapa para penggemar di kota kelahirannya, Mar del Plata, beebrapa waktu lalu.

LONDON (RIAUPOS.CO) – Dua pekan yang lalu Emiliano Martinez berselebrasi di depan Hugo Lloris. Emi –sapaan Emiliano Martinez– meluapkan rasa emosinya setelah membawa Argentina juara dunia kali ketiga.

Sebaliknya, Lloris hanya tertunduk lesu setelah Prancis kalah dalam adu penalti 2-4 di final Piala Dunia 2022 Qatar (18/12). Nah, malam ini (1/1) Emi dan Lloris kembali bertemu dengan kostum yang berbeda.

Emi bersama Aston Villa akan menantang Lloris serta Tottenham Hotspur di Tottenham Hotspur Stadium (siaran langsung Vidio/Champions TV 5 pukul 21.00 WIB). Laga itu menjadi pembuktian. Apakah Emi bisa sekali lagi meluapkan gaya tengilnya.

Seperti yang diketahui, portero 30 tahun tersebut melakukan selebrasi seolah mengolok-olok Prancis. Khususnya ke bomber Prancis Kylian Mbappe. Baik setelah laga final ataupun setelah menerima penghargaan sebagai kiper terbaik Piala Dunia 2022.

Menjelang laga, kemarin (31/12) entrenador Villa Unai Emery sampai harus mengingatkan Emi supaya tidak terbawa dengan emosi seperti saat final Piala Dunia 2022. Kalau kebablasan dalam bergaya, sanksi dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA) sudah menunggu.

”Saya berbicara kepadanya (Emi) ketika dia kembali ke sini. Saya lebih memikirkan performa dan kontribusinya untuk kemenangan tim ketimbang tentang bagaimana caranya berselebrasi,” kata Emery seperti yang dikutip dari laman Daily Mail.

”Selebrasi itu (di final Piala Dunia 2022, red) untuk suporter. Tetapi, itu bukanlah momen yang tepat sebagai pelatih untuk mengidentifikasi apa alasan dia melakukannya,” sambung eks pelatih Arsenal.

Emery tidak ingin emosi Emi itu berdampak negatif terhadap performa The Villains, julukan Villa. Emery berkata akan lebih suka fokus bagaimana Emi menjaga gawang supaya nirbobol melawan Spurs. Pelatih yang memenangi Piala UEFA bersama Sevilla FC dan Villarreal CF itu ingin Emi sespektakuler ketika membela Argentina.

”Saya berbicara dengannya secara intens karena saya ingin mengontrol Emi dengan penuh. Terutama di sisi emosinya,” kata pelatih yang baru datang ke Bodymoor Heath –kamp latihan Villa– per 1 November lalu itu.

Ya, terlepas dari status hero Emi bersama La Albiceleste –julukan Argentina– di Piala Dunia 2022, di kancah Premier League performanya belum membuat Emery bangga.

Bahkan, Emi belum pernah mencatatkan nirbobol dalam laga-laga tandang Premier League sejak ditahan imbang 0-0 Leeds United di Elland Road, Leeds, 2 Oktober lalu. Setelah laga itu, mantan kiper Arsenal tersebut kebobolan sembilan gol dalam empat laga tandang di Premier League. Termasuk saat kebobolan empat gol dalam kekalahan 0-4 Villa dari Newcastle United di St James’s Park, Newcastle Upon Tyne, 29 Oktober lalu.

”Tetapi, saya sudah siap menghadapinya,” tulis Emi dalam unggahan di akun media sosialnya setelah suara-suara sumbang terkait selebrasi kontroversial Emi.

Kualitas Emi sejauh ini dinilai allenatore Spurs Antonio Conte sebagai B saja. Alias biasa saja. Emi disebut Conte belum selevel dengan Lloris yang mencapai final Piala Dunia dua kali, sekali final Euro, sekali final UEFA Nations League A, dan sekali final Liga Champions.

”Saya pikir kami akan kehilangan banyak waktu jika membahas soal Hugo (Lloris) karena karier yang dia jalani sudah bisa berkata siapa dirinya. Kami berbicara tentang salah satu kiper terbaik di dunia dalam sedekade terakhir,” puji Conte kepada Amazon Prime Video.

The Godfather –julukan Conte– mengakui bahwa Emi kiper yang hebat setelah sukses di Piala Dunia 2022. Tapi, di mata Conte, sukses itu lebih ke jangka panjangnya.

”Yang terpenting bagaimana meningkatkan kariernya setelah dia ada titik tertinggi,” kata Conte.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Editor : RP Edwar Yaman
#emiliano martinez #tottenham hotspur #aston villa #hugo lloris