DOHA (RIAUPOS.CO) – Timnas Indonesia mengawali kiprahnya di Piala Asia 2023 dengan hasil mengecewakan. Menghadapi Irak di Grup D, tim besutan Shin Tae-yong itu kalag 1-3, Senin (15/1/2024) malam WIB.
Laga Indonesia vs Irak berlangsung di Stadion Ahmad bin Ali (Al Rayyan), Qatar, Senin malam WIB. Kekalahan itu membuat Timnas Indonesia berada di posisi juru kunci klaseme sementara Grup E.
Dalam laga irtu , Timnas Indonesia mengandalkan Rafael Struick sebagai striker utama. Penyerang klub kasta kedua Liga Belanda, Den Haag itu dibantu penyerang sayap PSM Makassar Yakob Sayuri dan gelandang serang klub Belgia Deinze, Marselino Ferdinan.
Adapun di barisan gelandang, Shin Tae Yong memasang Ivar Jenner dan gelandang Wolves U-21, Justin Hubner. Pratama Arhan dan sang kapten Asnawi Mangkualam membantu dari kedua sisi sayap.
Tiga bek tengah yang dimainkan sejak awal adalah Elkan Baggott, Jordi Amat dan Rizky Ridho. Sementara di bawah mistar gawang Indonesia, STY menurunkan kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi.
Indonesia mendapat peluang emas pertama saat laga baru berjalan lima menit. Sayang sepakan Marselino hanya mengenai mistar gawang Irak. Berawal dari lemparan ke dalam jauh khas Pratama Arhan, bola dihalau kiper Irak, Jalal Hachim.
Tapi jatuh di kaki Marselino yang langsung melepaskan sepakan lob, namun hanya mengenai mistar gawang sebelum keluar garis lapangan. Memasuki menit 12, penyerang Irak Muhanad Ali mendapat peluang di kotak penalti. Beruntung Elkan Baggott muncul di waktu yang tepat untuk melakukan tekel sempurna.
Dari sepak pojok, Irak nyaris unggul untungnya bola hanya mengenai tiang gawang. Mohanad Ali akhirnya membawa Irak unggul lebih dulu pada menit ke-17, setelah Baggott gagal mengantisipasi sebuah umpan terobosan.
Ali tak terkawal di kotak penalti sehingga dengan mudah menaklukkan Ernando Ari. 1-0 untuk Irak. Setelah unggul, Irak langsung menurunkan tempo permainan dengan lebih banyak menjaga penguasaan bola.
Adapun Indonesia mengandalkan serangan balik cepat dengan memaksimalkan kecepatan Yakob Sayuri. Sayuri akhirnya unjuk gigi pada menit ke-37 dengan melewati sejumlah pemain belakang Irak sebelum melepaskan umpan datar ke mulut gawang.
Marselino tak terkawal untuk mengonversi umpan Sayuri itu menjadi gol. Skor imbang 1-1. Gol yang membangkitkan semangat penggawa Timnas Indonesia. Beberapa peluang kemudian bisa dikreasi Pratama Arhan dan Marselino. Namun masih gagal berbuah gol.
Pada menit ke-6 masa injury babak pertama, Osama Rashid membawa Irak kembali unggul 2-1. Berawal dari sepakan keras Ali Jasim yang gagal dihalau dengan sempurna Ernando Ari sehingga memudahkan Rashid menceploskan bola. Babak pertama Indonesia vs Irak berakhir, Timnas Garuda tertinggal 1-2.
Di awal babak kedua, Witan Sulaeman masuk menggantikan Asnawi yang mengalami cedera. Ban kapten diambil alih Jordi Amat. Gelandang Timnas Irak Amir Al-Ammari sempat menjebol gawang Indonesia pada menit ke-50. Namun dianulir wasit setelah dari pantauan VAR lebih dulu terjadi off-side.
Memasuki menit ke-56, umpan terobosan Ridho berhasil dikuasai Marselino tapi dalam tekanan pemain belakang lawan sehingga bola berhasil dikuasai Jalal Hachim.
Semenit kemudian, umpan silang Witan Sulaeman berhasil disundul Struick, namun terlalu lemah dan arahnya melenceng jauh dari sasaran. Menit 65, sepakan Amir Al-Ammari menyambut umpan tendangan bebas melambung tipis di atas mistar gawang Indonesia.
Irak akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-75. Setelah duel udara Aymen Hussein dan Rizky Ridho, bola liar langsung disambar Hussein dengan sepakan voli yang tak bisa diantisipasi Ernando.
Tertinggal 1-3 membuat Indonesia semakin meningkatkan intensitas serangan. Dimas Drajad, Marc Klok dan Ricky Kambuaya dimasukkan STY.
Kekalahan pada laga perdananya di Grup D Piala Asia 2023 ini membuat Timnas Garuda terpuruk di dasar klasemen sementara. Adapun Irak di posisi kedua, di bawah Jepang yang kemarin malam menang 4-2 atas Vietnam.
Editor : RP Edwar Yaman