Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dua Kali Digagalkan Pep Guardiola Jadi Juara Liga Inggris, Klopp Tak Pernah Frustrasi

Redaksi • Minggu, 10 Maret 2024 | 02:28 WIB
Pelatih Liverpool asal Jerman, Jurgen Klopp tidak pernah merasa frustrasi dikalahkan Pep FGuardiola.
Pelatih Liverpool asal Jerman, Jurgen Klopp tidak pernah merasa frustrasi dikalahkan Pep FGuardiola.

 

LIVERPOOL (RIAUPOS.CO) – Dua kali asa Jurgen Klopp menjuarai Liga Inggris ‘digagalkan’ pelatih Manchester City Pep Guardiola. Meski begitu, pelatih asal Jerman itu mengaku tidak pernah frustrasi.

Ya, sejak menangani Liverpool pada Oktober 2015, Klopp sejatinya bisa memiliki trofi Liga Inggris lebih banyak daripada hanya satu yang ia menangkan pada musim 2019/2020, jika tidak ada City besutan Pep yang dua kali menggagalkannya pada musim 2018/2019 dan 2021/2022 dengan hanya selisih satu poin.

Pada musim 2018/2019, The Reds (julukan Lioverpool) dengan 97 poin tak dapat menjuarai Liga Inggris karena The Citizens menyelesaikan liga dengan satu poin lebih baik, 98 poin.Baca Juga: Goodbye Earth Tetap Tayang Bulan Depan di Netflix setelah Sempat Ditunda Gara-Gara Kasus Narkoba Yoo Ah In

Lalu, pada musim di mana The Reds tampil luar biasa di empat kompetisi, musim 2021/2022, kembali hanya puas berada di peringkat kedua dengan 92 poin, selisih satu poin dari City dengan 93 poin.

“Saya tidak pernah frustrasi terhadap Pep. Saya tidak mengenal mereka tetapi saya tahu ada sekitar 3.000 pesepakbola yang lebih baik dari saya dan masih menyukai permainan ini. Dan yang lainnya lebih baik dari saya,” kata Klopp pada sesi jumpa pers jelang duel melawan Manchester City di Anfield.

Klopp sendiri mempunyai catatan apik melawan Pep di mana dirinya memenangkan 12 kali dari 29 laga yang pernah dijalani melawan Pep. Pep memenangkan 11 laga dan sisanya berakhir imbang.

“Saat ini, saya baru diberitahu, saya punya rekor positif melawan Pep. Sejujurnya, saya tidak tahu bagaimana itu bisa terjadi! Tapi semuanya baik-baik saja,” kata Klopp.Baca Juga: Sukses Tarik Penonton, Wonderful World Melonjak ke Rating Tertinggi di Episode Ketiga

“Aku tahu aku tidak buruk. Tapi kamu bertanya tentang yang terbaik dan bagiku, dialah yang terbaik. Itu sebabnya saya mengatakannya, tidak ada hubungannya dengan saya. Kami saling berhadapan dua, tiga, atau empat kali dalam setahun, itu saja,” lanjutnya.

Lebih lanjut, pelatih asal Jerman itu mengatakan bahwa dirinya sangat mengagumi sosok pelatih 53 tahun tersebut yang selama kariernya di City telah memenangkan 16 trofi dari jumlah total 39 trofinya selama berkarier menjadi pelatih.Baca Juga: Menang Dramatis atas Persiraja, Malut United Promosi ke Liga 1 Indonesia

“Cara dia mempengaruhi sepakbola, semudah itu. Kemudian, memenangkan sejumlah trofi yang ia menangkan dalam kariernya, tetapi Anda merasa ketika Anda melihatnya di pinggir lapangan, dia berperilaku seolah-olah dia belum pernah memenangkan apa pun sebelumnya, seperti keinginan yang dia miliki. Itu sungguh luar biasa,” tutupnya.

 

Editor : RP Edwar Yaman
#liverpool #The Reds #Manchester City #pep guardiola #jurgen klopp