DORTMUND (RIAUPOS.CO) - Borussia Dortmund mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) di leg pertama babak semifinal Liga Champions. Tapi mereka sama sekali belum aman.
Sepakan jarak dekat Niclas Fullkrug di menit ke-36 memastikan Dortmund menang 1-0 atas PSG di Signal Iduna Park, Kamis (2/5). Dengan hasil itu, mereka hanya memerlukan hasil imbang di leg kedua untuk lolos ke final.
Namun, tiket final belum ada di tangan mereka. Leg kedua akan berlangsung di Paris, pekan depan dan PSG yang tampil di kandang akan berusaha membalas kekalahan sekaligus membalikkan keadaan.
Meski begitu, Pelatih Dortmund, Edin Terzic tampaknya cukup puas dengan kemenangan tipis di Jerman kemarin. Bagi dia, itu hasil bagus menyambut leg kedua.
“Yang kami perlukan sekarang hanyalah hasil imbang di leg kedua, tapi kami juga ingin menang minggu depan. Kami punya keunggulan kecil dan sebuah kesempatan bagus,” kata Terzic kepada DAZN.
Duel di markas Dortmund kemarin adalah pertarungan terbuka dengan banyak peluang. Tapi Terzic memastikan anak asuhnya layak mendapatkan kemenangan ini.
“Ini adalah kemenangan yang pantas, sebuah penampilan tim yang bagus. Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol, tapi mereka juga bisa. Itu sebabnya menurut saya, hasil ini baik-baik saja. Kami banyak berlari, tapi itu penting dalam pertandingan seperti ini,” jelasnya.
Niclas Fullkrug yang jadi pahlawan kemenangan menyebut atmosfer stadion memberi mereka spirit untuk bertarung dan mengalahkan PSG.
“Itu adalah atmosfer yang luar biasa. Selalu terasa seperti Anda memasuki pertandingan dengan keunggulan 1-0. Namun kami juga sangat menderita. Mereka memiliki fase di mana mereka banyak menekan kami. Itu tidak bisa dihindari melawan tim papan atas,” ujarnya.
Penyerang timnas Jerman itu sendiri memastikan pekerjaan mereka masih jauh dari kata selesai. “Sekarang jeda. Kami masih 90 menit lagi dari Wembley,” ujarnya.
Di kubu PSG, pelatih Luis Enrique yang berbicara kepada Canal+ pasca laga menerima kekalahan anak asuhnya. “Itulah sepak bola. Terkadang itu indah, dan di lain waktu, begitulah yang terjadi. Kami harus menganalisis peluang yang diciptakan kedua tim. Itu adalah pertandingan yang sulit,” katanya.
Seperti Terzic, Enrique menganggap laga ini bisa menghasilkan banyak gol meski Dortmund lebih beruntung karena mampu memanfaatkan peluang.
“Kedua tim menciptakan banyak peluang. Namun mereka mencetak gol, dan kami tidak melakukannya. Hasilnya mencerminkan betapa ketatnya pertandingan,” jelasnya.
Dengan kekalahan kemarin, PSG membutuhkan kemenangan dengan margin minimal dua gol untuk membalikkan keadaan di Paris.(amr/eca)
Editor : Rindra Yasin