TURIN (RIAUPOS.CO) - Massimiliano Allegri dipecat oleh Juventus. Klub mengumumkan pada hari Jumat, dua hari setelah mereka mengalahkan Atalanta di final Coppa Italia.
Juventus memiliki dua pertandingan tersisa di Serie A, tetapi Massimiliano Allegri akan melewatkannya menyusul skorsing dua pertandingan karena perilakunya di final pada hari Rabu.
Massimiliano Allegri kehilangan ketenangannya di masa tambahan waktu ketika ia marah atas suatu keputusan. Mantan pelatih AC Milan dan Cagliari itu merobek jaketnya dan mendapat kartu merah karena memberikan tepuk tangan sinis kepada wasit saat Juventus mengalahkan Atalanta 1-0.Baca Juga: Hari Ini Final Riau Pos-HSBL Dumai Series: Putri SMAN Binsus Dumai vs SMAN 3 Mandau, SMAS Santo Tarcisius vs SMAN 1 Dumai
Juventus mengatakan dalam pernyataannya bahwa perilaku Allegri tidak sejalan dengan “nilai-nilai” mereka.
“Pemecatan itu menyusul perilaku tertentu selama dan setelah final Piala Italia yang dianggap klub tidak sesuai dengan nilai-nilai Juventus, dan perilaku yang seharusnya dilakukan oleh mereka yang mewakilinya,” kata klub.
Selain skorsing, ia juga didenda 5.400 oleh hakim Serie A. Allegri "bertindak agresif" dan menggunakan bahasa dan gerak tubuh yang menghina terhadap wasit, lapor hakim. Media Italia memberitakan bahwa Allegri juga bersikap agresif terhadap jurnalis usai pertandingan. Federasi Sepakbola Italia sedang menyelidiki kejadian selama final.
"Kami dapat memastikan bahwa penyelidikan atas insiden (yang) terjadi selama final Coppa Italia, yang melibatkan Allegri dan direktur surat kabar Tuttosport Guido Vaciago, sedang dalam proses di Kantor Kejaksaan FIGC," kata FIGC dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters.Baca Juga: BKKBN Telah Meresmikan 18 Sekolah Lansia di Provinsi Riau
Meski menang di Coppa Italia, Juventus menjalani musim yang mengecewakan. Tim tersukses di Serie A Italia itu berada di peringkat keempat Serie A dan musim ini dilarang mengikuti kompetisi Eropa karena kasus akuntansi palsu.
Allegri menjalani tugas keduanya di Juventus, setelah bergabung kembali dengan klub tersebut pada Juli 2021. Ia lebih sukses di masa jabatan pertamanya di Bianconeri, memenangkan lima gelar Serie A berturut-turut dari tahun 2015 hingga '19. Satu-satunya trofi yang ia raih sejak kembalinya adalah Piala Italia yang dimenangkannya pekan ini, yang menjadi pertandingan terakhirnya bersama tim.Baca Juga: Inilah Manfaat Lidah Buaya bagi Kesehatan Rambut, Simak Penjelasannya
Juventus belum segera mengumumkan pengganti Allegri. Ada spekulasi bahwa klub ingin merekrut Thiago Motta dari Bologna untuk musim depan, yang mungkin menyebabkan keretakan antara Allegri dan klub.
Editor : RP Edwar Yaman