JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Bayer Leverkusen menjalani musim luar biasa. Klub besutan Xabi Alonso itu menjuarai Bundesliga Jerman musim 2023/2024 tanpa terkalahkan dengan 28 kemenangan, 6 kali imbang dari 34 laga. Tidak hanya itu, mereka mengukir rekor 51 laga tidak terkalahan di semua kompetisi, dan berpeluang meraih treble winner.
Bayer Leverkusen masuk final pada dua kompetisi lainnya. Yakni final Liga Europa melawan Atalanta (Italia) pada 23 Mei mendatang. Lalu menghadapi klub kasta kedua Jerman, Kaiserslautern pada final DFB-Pokal (Piala Liga Jerman) pada 26 Mei 2024.
Jika kembali meraih kemenangan pada dua laga tersebut, Bayer Leverkusen benar-benar telah menorehkan catatan sejarah istimewa yang akan selalu diingat pecinta sepakbola dunia.Baca Juga: Dunia Pers Berduka, Wartawan Senior Salim Said Wafat di Usia 81 Tahun
Dikutip dari Pojoksatu.id via Squawka, hanya empat klub di lima liga top Eropa yang jadi juara tanpa tersentuh sekalipun kekalahan, sejak kompetisi Eropa diperkenalkan. Empat klub istimewa itu antara lain AC Milan ketika menjuarai Liga Italia musim 1991/92 di bawah asuhan Fabio Capello. Kemudian Arsenal ketika juara Liga Inggris 2003/04, manajernya saat itu Arsene Wenger.
Lalu Juventus saat meraih scudetto Serie A (Liga Italia) musim 2011/12, dengan pelatihnya adalah Antonio Conte. Dan terbaru Bayer Leverkusen di bawah asuhan Xabi Alonso, juara Bundesliga 2023/2024 dengan catatan invincible.
Xabi Alonso sebagai pelatih tentu kunci utama di balik kesukesan Bayer Leverkusen musim ini. Peran sang kapten, Granit Xhaka juga tak bisa dinafikan. Meski nama Xhaka punya perang penting dalam kesuksesan ini, namun pemain berusia 31 tahun itu tidak masuk dalam pilihan lima pemain kunci Bayer Leverkusen yang akan jadi primadona di bursa transfer musim panas 2024. Ini daftar pemain tersebut.
Baca Juga: Kanker Serviks Berbahaya bagi Perempuan, Simak Cara Pencegahannya
1. Alex Grimaldo
Dalam formasi 3-4-3 atau terkadang jadi 5-4-1, Xabi Alonso mengandalkan peran bek sayap yang bertugas membantu pertahanan dan penyerangan sekaligus. Untuk pos bek/sayap kiri, Alex Grimaldo selalu jadi andalan Xabi hampir sepanjang laga. Ia bermain dalam 33 pertandingan liga (2 kali dari bangku cadangan), terbanyak bersama Granit Xhaka.
Bukan hanya solid dalam bertahan, ia juga produktif untuk ukuran pemain sayap. Dalam 33 laga itu, Alex Grimaldo menyumbang 10 gol dan 13 assist. Pemain berkebangsaan Spanyol ini tercatat sebagai pemain paling sering jadi man of the match atau pemain terbaik (7 kali). Pemain berusia 28 tahun ini direkrut secara gratis dari Benfica pada musim panas 2023 lalu.
Menurut Transfermarkt, harga pasar Grimaldo kini mencapai 45 juta euro, namun demikian sejumlah klub top Eropa akan tetap berusaha memboyongnya pada jendela transfer musim panas mendatang.
2. Jeremie Frimpong
Dari sisi sebaliknya, Xabi Alonso mengandalkan Jeremie Frimpong sebagai bek sayap kanan. Pemain Timnas Belanda berusia 23 tahun ini juga cukup produktif dengan catatan 9 gol dan 7 assist di Bundesliga musim ini. Didatangkan dari Celtic pada Januari 2021 lalu dengan biaya 11 juta euro, Frimpong kini menjelma jadi salah satu bek sayap mahal dunia.
Harga pasar pemain keturunan Ghana ini sudah menembus angka 50 juta euro. Hanya klub kaya yang bisa membeli produk akademi Manchester City ini.Baca Juga: Manchester City Rawan Terpeleset Selisih Gol dari Arsenal pada Lahga Terakhir Liga Premier,
3. Exequiel Palacios
Exequiel Palacios adalah tandem Granit Xhaka sebagai penyeimbang di lini tengah Leverkusen. Pemain berkebangsaan Argentina ini mencatat 4 gol dan 5 assist musim ini dan itu sudah cukup menegaskan kualitas gelandang 25 tahun ini.
Direkrut dari River Plate pada jendela transfer musim dingin 2020 dengan 17 juta euro, Palacios kini jadi idaman klub-klub raksasa. Tapi harga pasarnya yang sudah mencapai 40 juta euro akan membuat klub peminat harus merogoh kocek cukup dalam jika ingin menggunakan jasa pemilik 28 caps bersama Timnas Argentina ini.
4. Victor Boniface
Dengan gaya permainan kolektif, Xabi tidak membebankan tugas mencetak gol bertumpu pada striker. Namun, Victor Boniface yang bertugas jadi bomber utama tetap menonjol di antara pemain Leverkusen lain karena menjadi pencetak gol terbanyak klub (14 gol). Jadi jangan heran jika pada bursa transfer musim panas mendatang, striker 23 tahun asal Nigeria ini bakal banyak diburu klub raksasa Eropa.Baca Juga: Agar Nyaman Main Game, Steelseries Rilis Arctis Nova 5 dan Aplikasi Pendamping dengan Fitur Lebih dari 100 Preset Audio
5. Florian Wirtz
Mungkin adalah pemain paling ingin dipertahankan Xabi Alonso sekaligus bakal jadi pemain Leverkusen paling diburu pada bursa transfer mendatang. Usianya baru 21 tahun, tapi Wirtz sudah mampu mengemban tugas sebagai motor serangan tim. Tercatat 11 gol dan 11 assist ia bukukan dalam 32 pertandingan Bundesliga musim ini.
Leverkusen merekrut Wirtz dari FC Koln saat masih berusia 16 tahun pada Januari 2020, hanya dengan biaya 200 ribu. Kini harga pasar Florian Wirtz menembus 110 juta euro. Peminatnya mungkin harus memecahkan rekor transfer jika ingin memboyong pemilik 16 caps bersama Timnas Jerman ini.Baca Juga: Ini yang Jadi Penyebab Agnez Mo Desak Akun X yang Mencapnya Pro Zionis untuk Minta Maaf
Itulah daftar lima pemain kunci Bayer Leverkusen yang berperan penting di balik sukses klub musim ini. Mereka mungkin akan banyak diburu klub top Eropa pada bursa transfer panas 2024, apalagi jika tampil apik bersama negaranya pada musim panas nanti. \
Turnamen Copa America, Piala Eropa dan Olimpiade Paris 2024 pada musim panas ini, bisa jadi ajang pembuktian kualitas mereka. Jika tetap bisa tampil ciamik, para pemain kunci Bayer Leverkusen ini benar-benar akan jadi primadona di lantai bursa transfer musim panas 2024.***
Editor : RP Edwar Yaman