LONDON (RIAUPOS.CO) – Vinicius Junior punya andil besar membawa Real Madrid menjuara Liga Champions musim ini. Pada partai final lawan Borussia Dortmund, penyerang asal Brasil itu mencetak satu gol saat mengalahkan Borussia Dortmund 2-0 di Wembley, London, Ahad (2/6) dini hari WIB. Vinicius Junior kini menyamai rekor luar biasa yang dibuat oleh Lionel Messi bersama Barcelona.
Gol Vinicius Junior dan Dani Carvajal di babak kedua memastikan kesuksesan Madrid merengkuh gelar ke-15. Padahal, kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak pertama. Walau begitu, Borussia Dortmund sempat memiliki peluang setelah Karim Adeyemi mengirimkan tanda peringatan dini saat dirinya mengecoh Thibaut Courtois, meski sepakannya berhasil digagalkan.
Niclas Fullkrug kemudian melepaskan bola di bawah Courtois dan membentur tiang gawang, namun gol pemain internasional Jerman itu dianulir karena off-side. Sebaliknya, Real Madrid gagal mencetak tembakan tepat sasaran di babak pertama yang tampak mengecewakan dari spesialis final Eropa.Baca Juga: Taklukkan Borussia Dortmund di Final Liga Champions, Real Madrid Layak Jadi Raja Eropa
Namun, mereka tampil lebih kuat di babak kedua, dengan sundulan Carvajal ke pojok atas gawang memanfaatkan sepak pojok Toni Kroos. Dan, Vinicius membuat skor menjadi 2-0 di akhir pertandingan setelah memasukkan bola melewati kiper Dortmund, Gregor Kobel.
Dengan melakukan hal itu, Vinicius Junior menyamai rekor yang dibuat oleh Lionel Messi. Penantang Ballon d'Or itu telah terlibat langsung dalam 22 gol di babak sistem gugur Liga Champions sebelum berusia 24 tahun - dengan 11 gol dan 11 assist. Satu-satunya pemain lain dalam sejarah sepak bola yang mencapai prestasi yang sama di Liga Champions adalah Messi - artinya dia bergabung dengan sang legenda.Baca Juga: Pendiri Realme Pastikan Smartphone Seri GT Realme Bakal Comeback, Indonesia Kebagian
Real Madrid juga membuat sejarah mereka sendiri, yakni tidak terkalahkan sepanjang kampanye Liga Champions untuk pertama kalinya. Ini merupakan malam luar biasa lainnya bagi tim asuhan Carlo Ancelotti, yang kembali meraih gelar juara Eropa dengan penampilan klinis di babak kedua.
Editor : RP Edwar Yaman