FRANKFURT (RIAUPOS.CO) – Inggris gagal menyusul Jerman lolos otomatis ke babak 16 Besar Euro 2024. Ini setelah pada laga kedua mereka di Grup C gagal menang saat menghadapi Denmark. Tim berjuluk Three Lions itu bermain imbang 1-1 di Deutsche Bank Park, Frankfurt , Jumat (21/6/2024) dini hari WIB.
The Three Lions patut beruntung tidak kalah dalam laga itu. Pasalnya Harry Kane dkk kalah dalam penguasaan bola. Tidak hanya itu Denmark lebih agesif dengan melepaskan 7 tendangan on target, 1 berbuah gol, 6 berhasil diselamatkan kiper Inggris, Jordan Pickford. Sementara Inggris melepaskan 4 tendangan on target, 1 berbuah gol, 3 berhasil diselamatkan kiper Denbmark, Kasper Schmeichel.
Kini tugas Gareth Southgate dan pasukannya masih jauh dari selesai. Kualitas permainan yang ditampilkan pemainnya jauh dari harapan banyak penggemar, dan dinilai menurun dibandingkan performa ketika melawan Serbia.Baca Juga: Kalahkan Italia, Spanyol Susul Jerman ke Babak 16 Besar Piala Eropa 2024
Inggris unggul lebih dulu melalui gol sang kapten Harry Kane. Gol jarak dekat Kane tercipta setelah memanfaatkan umpan Kyle Walker yang berhasil merebut bola dari Victor Kristiansen. Tapi, setelah gol tersebut Inggris justru bermain terlalu bertahan. Intensitas permainan menurun drastis. Umpan-umpan kerap tak akurat.
Jude Bellingham, yang tampil gemilang di laga melawan Serbia, seolah tak terlihat pengaruhnya. Trent Alexander-Arnold yang diplot sebagai gelandang pun tampil kurang maksimal. Sementara itu, Denmark tampil terus menyerang hingga berujung pada terciptanya gol penyama kedudukan melalui tendangan keras Morten Hjulmand, jauh dari luar kotak penalti.
Inggris nyaris menambah keunggulan lewat tendangan Phil Foden dari jarak 20 yard yang membentur tiang gawang. Sepuluh menit terakhir, Denmark dua kali nyaris mencetak gol kemenangan. Yakni, melalui Andreas Christensen yang sepakan volinya dari jarak enam yard melambung tinggi, kemudian disusul Pierre-Emile Hojbjerg yang tendangannya melebar tipis dari gawang Jordan Pickford.
Pelatih Inggris Gareth Southgate sempat melakukan langkah berani dengan melakukan tiga pergantian pemain saat Inggris berusaha membalikkan keadaan melawan Denmark. Ollie Watkins, Eberechi Eze, dan Jarrod Bowen masuk untuk menambah daya gedor Inggris. Ketiganya menggantikan kapten Harry Kane, Phil Foden, dan Bukayo Saka.Baca Juga: Timnas Prancis Siapkan Masker Pelindung untuk Kylian Mbappe saat Euro 2024
Ini adalah langkah berani dari Southgate yang menunjukkan tekadnya untuk meraih kemenangan. Namun, upaya ini tidak membuahkan hasil dan skor imbang bertahan hingga pertandingan berakhir. Meski bermain dengan performa kurang baik, Inggris untuk sementara masih memimpin klasemen Grup C dengan raihan empat poin, disusul Denmark dan Slovenia dengan sama-sama mengoleksi dua poin.
Untuk kepastian tempat di 16 besar, akan ditentukan Inggris saat menghadapi Slovenia pada Selasa nanti.
Pelatih Gareth Southgate mengakui performa timnya jauh dari harapan dan berjanji akan melakukan perbaikan.
"Ada banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan," tegas Southgate.
"Itu terlihat jelas dari dua penampilan yang telah kami berikan dan kami harus solid. Kami mengerti para penggemar akan kecewa dengan performa ini dan itu wajar, dan kami harus bermain lebih baik," tandasnya.Baca Juga: Kembalikan Kejayaan Manchester United, Sir Jim Ratcliffe Siap Saingi Real Madrid
Southgate juga mengidentifikasi masalah timnya. "Menurut saya, kita menghadapi tim yang bermain dengan skema tiga bek yang cukup fleksibel dan tidak mudah untuk menekan mereka. Kehilangan penguasaan bola juga menjadi masalah lain," bebernya kepada BBC One.***
Editor : RP Edwar Yaman