"Pertandingan yang sulit, cuaca di London yang sering hujan membuat lapangan rumput jadi sangat licin," ujar Aldila menanggapi kemenangannya.
"Kami terpaksa meminta pertandingan ditunda setelah set ke-2 kemarin karena lapangan kami nilai terlalu licin untuk digunakan dan momen tersebut kami manfaatkan untuk memperbaiki permainan kami di set ke 3 hari berikutnya," imbuh Aldilla.
Pada set pertama, Aldila/Asia tampil solid dan agresif, mereka berhasil menang telak dengan skor 6-2. Namun, pada set kedua, Elena/Diana membalikkan keadaan dengan mengambil set kedua dengan skor 6-3. Pertandingan kemudian ditunda karena lapangan licin dan faktor cuaca di London yang diguyur hujan.
Setelah ditunda, pertandingan set ketiga dimulai kembali. Laga berjalan seru, namun Aldila dan Asia tampil padu dan penuh percaya diri hingga meraih kemenangan dengan skor 6-3.
Pada babak 16 besar, Aldila dan Asia akan berhadapan dengan pasangan ganda putri petenis Hungaria Timea Babos dan petenis Ukraina Nadiia Kichenok. Bila cuaca aman, pertandingan ini akan berlangsung pada hari ini, Senin 8 Juli pukul 18.30 WIB.
"Secara fisik dan mental kami sangat siap menghadapi mereka, tantangan terbesar saat ini faktor cuaca yang tak menentu," kata Aldila.
Kemenangan Aldila/Asia di babak kedua Wimbledon 2024 ini juga diunggah oleh akun media sosial resmi Wimbledon dan mendapatkan lebih dari 1.600 like. Para pecinta tenis tanah air pun memberikan komentar dengan ucapan selamat dan terus mendukung Aldila.
"Congratulations Aldila & Asia. Semoga melaju terus sampai juara," tulis salah satu netizen di kolom komentar akun Wimbledon.
Dukungan dari seluruh rakyat Indonesia sangatlah berarti bagi Aldila dan Asia. "Mohon dukungan dan doanya selalu supaya bisa terus memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Indonesia di tenis dunia," kata Aldila.
Profil Aldila Sutjiadi
Aldila Sutjiadi adalah petenis putri Indonesia yang telah meraih banyak prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Sejak memulai karier profesionalnya pada tahun 2010, Aldila telah meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012, Jabar 2016, Papua 2020, medali emas Asian Games 2018, dan tiga gelar WTA.
Aldila juga meraih emas di ganda campuran pada Sea Games 2019 Filipina, meraih emas di Sea Games 2021/2022 dalam ganda campuran dan terakhir Sea Games 2023 Kamboja dengan meraih emas di beregu putri, ganda campuran dan ganda putri.
Aldila lahir di Jakarta pada 2 Mei 1995. Ia mulai belajar tenis sejak usia lima tahun dan memulai karier profesionalnya saat berusia 15 tahun. Pada tahun 2012, Aldila menyapu bersih medali emas di PON Riau 2012 untuk nomor tunggal putri, ganda putri, dan beregu.
Prestasi tersebut mengantarkan Aldila ke Piala Fed Asia/Oceania 2013, di mana ia membantu Indonesia untuk promosi ke Grup 1. Aldila kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas of Kentucky di Amerika Serikat.
Ia lulus dengan predikat summa cum laude dengan IPK 3.92. Aldila juga dinobatkan sebagai salah satu remaja paling berprestasi di Amerika Serikat dalam Elite 90 yang diinisiatori oleh The National Collegiate Athletic Associate (NCAA).
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Rinaldi