JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Setelah selalu dikaitkan dengan kepindahannya ke Manchester United dan Saudi Pro League, Alvaro Morata akhirnya resmi bergabung bersama dengan AC Milan. Dilansir Eurosport pada Sabtu (20/7), dirinya datang dengan harga transfer 13 juta euro atau sekitar Rp229 miliar.
Alvaro Morata dikontrak AC Milan selama empat tahun atau hingga bulan Juni 2028 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Menarik dinantikan bagaimana kerja samanya dengan pelatih baru yaitu Paulo Fonseca.
Serie A bukan hal baru bagi kapten yang membawa Spanyol menjadi juara Euro 2024 tersebut. Alvaro Morata pernah memperkuat Juventus sebagai pemain pinjaman pada bulan Juli 2014 dan memenangkan dua gelar bersama Bianconeri.
Pada tahun 2016, pemain berusia 31 tahun tersebut kembali ke Real Madrid setelah klubnya mengaktifkan klausul pembelian kembali. Bersama Los Blancos, Morata juga mempersembahkan gelar La Liga pada tahun 2017.Baca Juga: Usman Hamid Sebut Peristiwa Kudatuli Adalah Produk Intervensi Politik Kekuasaan
Di musim yang sama, Morata mencoba untuk mencicipi karir di Premier League bersama Chelsea. Namun, kariernya di Stamford Bridge tidak berjalan mulus dan memutuskan untuk pindah ke Atletico Madrid sebagai pemain pinjaman pada bulan Januari 2019. Setahun kemudian, dirinya resmi dibeli permanen oleh klub tersebut. Bersama tim asuhan Diego Simeone, suami Alice Campello ini mampu mengoleksi 21 gol dari 48 penampilannya di semua kompetisi pada musim lalu.
Dalam kariernya, Morata selalu mampu untuk mempersembahkan gelar bagi klub yang dibelanya. Saat ini dirinya sudah berhasil meraih dua gelar Champions League dan Europa League, dua gelar La Liga, dua gelar Serie A, dan satu Piala Dunia Antar klub.
Nomor tujuh
Nomor punggung tujuh akan menjadi milik Alvaro Morata selama empat musim sebagai pemain Rossoneri. Setelah dipakai Andriy Shevchenko pada musim 1999-2000, belum ada pemain yang mampu menyamai prestasinya menggunakan nomor tersebut.
Dilansir Sempre Milan, sudah ada 10 pemain yang menggunakan nomor punggung tujuh. Ricardo Oliveira yang menjadi pewaris selanjutnya dari nomor tersebut hanya mampu mencetak tiga gol di Serie A.
Setelah itu, pemain Brasil lainnya seperti Alexandre Pato dan Robinho juga menjadi pewaris selanjutnya. Namun, mereka tidak mampu menunjukkan performa terbaiknya menggunakan nomor keramat itu.
Kutukan nomor tujuh terus berlanjut kepada pemain seperti Jeremy Menez, Luiz Adriano, Gerard Deulofeu, dan Nikola Kalinic. Setelah itu, ada nama Samu Castillejo dan terakhir adalah Yacine Adli yang makin membuat nomor tujuh di AC Milan membawa beban untuk dipakai.
Dengan reputasi selalu berhasil membawa tim yang dibelanya meraih gelar juara, apakah Alvaro Morata akan berhasil saat menggunakan nomor tujuh dan mempersembahkan gelar bagi klub barunya? Menarik untuk ditunggu.***
Editor : RP Edwar Yaman