Jojo yang merupakan tunggal putra unggulan ketiga, di luar dugaan takluk dua set langsung, 18-21 dan 12-21 dari pemain yang diunggulkan di peringkat ke-18 itu. Kekalahan dari Lakshya Sen ini menyisakan catatan buruk bagi Jonatan Christie dan tunggal putra Indonesia sepanjang sejarah.
Ya, Jojo menjadi tunggal putra Indonesia pertama yang gugur di fase grup Olimpiade. Sejak cabang olahraga bulu tangkis menggunakan sistem babak grup di Olimpiade London 2012, belum ada satu pun tunggal putra Indonesia yang gugur di fase grup sampai Tokyo 2020.
Dengan begitu, Jojo menjadi tunggal putra Indonesia pertama yang gagal melaju ke fase knock out. Hasil ini terbilang mengecewakan terlebih suami Shania eks JKT48 itu berstatus unggulan ketiga Olimpiade Paris 2024.
Jojo juga gagal mengulang pencapaiannya di Tokyo 2020 yang mampu melaju ke 16 besar sebelum akhirnya takluk dari Shi Yu Qi (Cina).
Harapan Indonesia di sektor tunggal putra kini bertumpu pada Anthony Sinisuka Ginting. Anthony Ginting akan melakoni laga terakhirnya di Grup H, Rabu malam ini, dengan menghadapi jagoan tuan rumah, Toma Junior Popov.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor : RP Rinaldi