PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pada laga perebutan tiket semifinal WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 yang berlangsung, Jumat (23/8) di Gelanggang Remaja Pekanbaru, sebanyak 10 wakil Indonesia berhasil melangkah ke babak semifinal.
10 wakil Indonesia tersebut datang dari sektor ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay (tunggal putra), Chiara Marvella Handoyo (tunggal putri), Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (ganda campuran).
Selanjutnya, Yonanes Saut Marcellyno (tunggal putra), Moh Zaki Ubaidillah (tunggal putra), Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran), Raymond Indra/Patra Harapan Rindorindo (ganda putra), Siti Sarah Azzahra/Agnia Sri Rahayu (ganda putri) dan Arlya Nabila Thesa Munggaran/Az Zahra Ditya Ramadhani (ganda putri).
Di ganda campuran pada perebutan tiket menuju semifinal, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil mampu mendominasi permainan di set pertama dan set kedua. Di set pertama lawannya Tien Ci Wong/Sien Lim sempat memberikan perlawanan ketat di awal.
Namun, pada set ke dua ganda campuran wakil Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil bisa menutup pertandingan skor 21-17, 21-7 dan memastikan ke semifinal. Lolosnya Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil membuka harapan Indonesia bisa membawa pulang gelar juara.
Adnan Maulana mengungkapkan, alhamdulilah bisa melaju ke semifinal WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024. Untuk pertandingan menghadapi semifinal yang akan berlangsung besok, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil mengatakan akan lebih memaksimalkan lagi.
“Ya, senang sih pastinya bisa melaju ke semifinal. Untuk pertandingan besok kami akan lebih maksimalin lagi, dan dengan belajar -belajar dari kesalahan kemarin. Kami akan perbaiki kesalahan -kesalahan kemarin untuk menghadapi semifinal besok,” ujar Adnan Maulana kepada Riau Pos, Jumat (23/8).
Kemudian , di sektor tunggal putra menyisakan 3 wakil Indonesia yakni ada Yohanes Saut Marcellyno, Moh. Zaki Ubaidillah, dan Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay.
Yohanes Saut Marcellyno melaju seusai menumbangkan wakil Chinese Taipei, Kuo Kuan Lin lewat pertarungan ketat. Pada laga ini pemain kelahiran 2 Mei 2003 itu mengaku sepanjang pertandingan bermain dengan enjoy. Strategi tersebut membuat juara Guwahati Masters 2023 itu bermain lepas sepanjang laga.
Saat poin-poin kritis, juara Finnish Junior 2021 itu mampu keluar dari tekanan dan akhirnya meraih kemenangan dalam tempo 1 jam 9 menit.
“Pada pertandingan ini saya mencoba bermain dengan fokus sepanjang laga. Sepanjang laga saya tidak mau melihat hasil dan tidak terbawa suasana. Hal tersebut menjadi energi positif buat saya saat dalam keadaan tertinggal menjadi lebih nyaman dalam bermain serta tidak terbebani,” ungkap Yohanes Saut Marcellyno.
Dengan kemenangan ini, tunggal putra ranking 85 dunia itu akan berhadapan dengan rekan satu negaranya, Moh. Zaki Ubaidillah. Menghadapi rekan satu negaranya di empat besar, Yohanes Saut mengaku tidak mau terbebani dan mempersiapkan diri dengan matang mengingat lawannya juga sangat tangguh.
“Menghadapi rekan sendiri di semifinal tentu membuat saya senang karena ada wakil Indonesia di final. Tentu saya akan mempersiapkan diri mengingat Moh. Zaki Ubaidillah merupakan lawan yang tidak mudah,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, dirinya mengungkapkan sudah beberapa kali pernah bertemu dan bermain bareng bersama Moh. Zaki Ubaidillah. Kendati pemain junior, kemampuannya tidak perlu diragukan. “Menghadapi Moh. Zaki Ubaidillah di semifinal membuat saya tetap harus fokus dan tidak memikirkan terlalu jauh,” katanya.
Lawan Yohanes Saut di semifinal yakni Moh. Zaki Ubaidillah tercatat melangkah seusai menumbangkan Krishna Adi Nugraha dengan skor 11-21, 21-10, 21-19. Pemain kelahiran 26 Juni 2007 itu mengaku mempersiapkan diri dengan baik sehingga bisa melaju ke empat besar turnamen WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024.
Sebagai pemain junior, Ubed -sapaan akrab Zaki- mampu tampil apik dengan meladeni permainan dari Krishna. Memiliki energi lebih, Ubed mampu mengembalikan momentum di gim ketiga dengan berbalik unggul dan meraih kemenangan dalam tempo 1 jam 7 menit.
“Bersyukur di laga ini bisa diberikan kemenangan dan melangkah ke semifinal. Menghadapi laga melawan Krishna tidak mudah karena lawan juga memberikan perlawanan. Saya mencoba untuk bermain lebih tahan dalam menyerang maupun bertahan,”ujar Ubed.
Menghadapi Saut di semifinal, Ubed sendiri bertekad memberikan perlawanan terbaik. Dengan recovery yang baik, Ubed berharap bisa memberikan kejutan dan melangkah ke partai puncak WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024.
“Menghadapi rekan satu negara di semifinal tentu saya ingin memberikan yang terbaik. Lawan pasti tidak mudah dan saya mencoba untuk lebih tahan dalam menyerang maupun bertahan,”ujar Ubed.
Pemain lainnya yang melangkah ke empat besar ada Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay yang melangkah ke semifinal seusai mengalahkan wakil Korea, Kim Byung Jae.
Pada laga ini pemain kelahiran 15 Januari 2000 itu mengaku mencoba tampil menyerang sejak awal laga. Sebagai tunggal putra yang berpengalaman di level internasional, Ikhsan mencoba memberikan pembuktian dengan meladeni permainan wakil Negeri Ginseng.
Strategi tersebut berjalan dengan lancar sehingga dalam kondisi kritis Ikhsan tidak terlalu berpengaruh. Pada laga ini Ikhsan mampu mengantongi tiket empat besar seusai meraih kemenangan dalam tempo 1 jam 12 menit.
“Pertandingan yang tidak mudah karena lawan juga bermain ngotot untuk meraih kemenangan. Saya mencoba bermain lebih berani dalam menyerang untuk menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan,”ungkap Ikhsan.
Masuk semifinal membuat Ikhsan bertekad untuk memberikan yang terbaik. Terlebih targetnya untuk bisa meraih gelar juara di ajang WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 tinggal selangkah lagi.
Tercatat di partai semifinal Ikhsan akan berhadapan dengan wakil Jepang, Riku Hatano yang pada laga sebelumnya mengalahkan wakil Malaysia, Sholeh Aidil dengan skor 21-10, 21-19.
“Menghadapi pertandingan semifinal tentu saya ingin meraih hasil yang lebih baik. Sebelumnya di Medan langkah saya terhenti di babak pertama. Mungkin saya setelah ini akan melakukan evaluasi terlebih dahulu dan tidak memikirkan terlalu jauh,” ujar Ikhsan.
Ketua Umum PBSI Riau Eri Zulhendrizal mengajak masyarakat Riau khususnya Pekanbaru agar bersama-sama memeriahkan WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 dengan datang langsung ke Gelanggang Remaja Pekanbaru, Jalan Sudirman. Semifinal dan final akan berlangsung pada Sabtu dan Ahad.
“Harapan kami kepada masyarakat Riau khususnya Pekanbaru agar datang berbondong-bondong ke Gelanggang Remaja Pekanbaru untuk mensukseskan dan melihat bagaimana kualitas pemain bulutangkis dunia yang datang untuk mengikuti Indonesia International Challenge,” harapnya.
Ia menambahkan, untuk semifinal akan berlangsung pada Sabtu (24/8) Pukul 12.00-18.00 WIB dan untuk final akan berlangsung pada Ahad (25/8) pukul 12.00-18.00 WIB,” Pungkasnya.(dof)
Editor : Rindra Yasin