JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kompetisi sepakbola Liga 2 Indonesia 2024/2025 digulirkan 7 September mendatang. Sebanyak 26 tim akan bersaing untuk memperebutkan tiga tiket promosi ke Liga 1. Pekan perdana akan menggelar 12 pertandingan.
Tim kebanggaan Bumi Lancang Kuning, PSPS Pekanbaru berada di Grup A atau Zona Barat yang berisikan 9 tim. Tim berjuluik Askar Bertuah itu satu grup dengan tim Sumatera lainnya. Yakni Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan dan Sriwijaya FC. Lima tim lainnya adalah Persikota Tangerang, PSKC Cimahi, FC Bekasi City, Dejan FC, dan Persikabo 1973. PSPS Pekanbaru yang dibesut Aji Santoso akan memulai laga perdana mereka dengan menjamu Persikabo Bojonegoro di Stadion Kaharuddin Nasution pada 7 September.
Kompetisi Liga 2 musim ini berbeda dengan musim lalu. Jika musim lalu diikuti 28 tim, musim ini diikuti 26 tim. Sebanyak 17 tim yang bertahan dari musim lalu, enam tim promosi dari Liga 3, dan tiga tim yang tercampak dari Liga 1.
Format Liga 2 juga mengalami perubahan dibanding musm lalu, dengan grup-grup yang terbagi lebih ringkas dan kompetisi yang semakin ketat. Selain itu, babak play-off degradasi dan babak 8 besar juga menghadirkan ketegangan tersendiri, membuat setiap pertandingan akan menjadi penentu bagi nasib klub-klub peserta.
Musim ini, Liga 2 Indonesia akan terbagi menjadi tiga grup berdasarkan zona geografis. Grup A atau Zona Barat dan Grup B atau Zona Tengah masing-masing berisi sembilan tim, sedangkan Grup C atau Zona Timur terdiri dari delapan tim. Format penyisihan grup menggunakan sistem home and away, di mana setiap tim di Grup A dan B akan bermain sebanyak 16 pertandingan, sementara tim di Grup C akan memainkan 14 laga.
Dari babak penyisihan ini, tim-tim terbaik akan melaju ke babak 8 besar atau perempatfinal. Tim yang lolos berasal dari peringkat 1 hingga 3 untuk Grup A dan B, sementara Grup C hanya akan diambil dua tim teratas. Babak 8 besar ini akan dibagi menjadi dua grup, yaitu Grup X dan Grup Y. Masing-masing grup akan diisi oleh empat tim, dan format kompetisi tetap menggunakan sistem home and away.
Di babak 8 besar, juara dan runner-up masing-masing grup akan melaju ke semifinal. Pemenang semifinal otomatis lolos ke Liga 1 musim 2025/2026, bersama dengan tim yang keluar sebagai juara ketiga. Sedangkan tim yang kalah di semifinal akan bertarung untuk memperebutkan peringkat ketiga.
Tidak hanya persaingan menuju promosi yang panas, ancaman degradasi juga menghantui 18 tim lainnya. Setelah fase grup berakhir, tim-tim yang gagal melaju ke babak 8 besar akan masuk ke babak play-off degradasi. Sistem babak ini dibagi menjadi empat grup: Grup H, I, J, dan K.
Grup H dan I masing-masing terdiri dari empat tim, sedangkan Grup J dan K dihuni oleh lima tim. Format kompetisi di babak play-off degradasi juga menggunakan sistem home and away, dengan dua tim teratas di setiap grup akan bertahan di Liga 2 Indonesia untuk musim 2025/2026. Namun, peringkat 3 grup J dan K harus menjalani babak play-off untuk menentukan siapa yang bertahan di Liga 2 Indonesia. Sementara tim-tim yang finis di peringkat terbawah akan terdegradasi ke Liga 3.
Pembagian Grup Liga 2 Indonesia 2024/2025
Grup A (Zona Barat)
Persiraja Banda Aceh
PSMS Medan
PSPS Pekanbaru
Persikota Tangerang
PSKC Cimahi
Sriwijaya FC
FC Bekasi City
Dejan FC
Persikabo 1973
Grup B (Zona Tengah)
Persipa Pati
Nusantara United
PSIM Yogyakarta
Adhyaksa Farmel FC
Persekat Tegal
Bhayangkara FC
Persikas Subang
Persijap Jepara
Persiku Kudus
Grup C (Zona Timur)
Persipura Jayapura
Persewar Waropen
RANS Nusantara FC
Deltras FC
Persipal Palu
Gresik United
Persela Lamongan
Persibo Bojonegoro
Dengan pembagian ini, persaingan di setiap grup dipastikan akan sengit. Terutama di Grup A dan B yang diisi sembilan tim, sehingga setiap laga akan sangat menentukan dalam persaingan menuju babak 8 besar.
Baca Juga: Hari ini, Senam Tambah 2 Emas dan 1 Perak, Berikut Total Perolehan Medali Riau di PON XXI Aceh-Sumut
Jadwal Pekan 1 Liga 2 Indonesia 2024/2025
Pekan pertama Liga 2 Indonesia akan menyajikan total 12 pertandingan yang tersebar di berbagai stadion di Indonesia. Laga pembuka akan dimulai pada Sabtu, 7 September 2024:
Dejan FC vs Sriwijaya FC di Stadion Persikas Subang, kick-off pukul 15.00 WIB
Laga lainnya akan berlangsung pada Ahad, 8 September 2024:
Grup A (Zona Barat)
PSPS Pekanbaru vs Persikabo Bojonegoro di Stadion Kaharuddin Nasution, kick-off pukul 15.30 WIB
PSKC Cimahi vs PSMS Medan di Stadion Si Jalak Harupat, kick-off pukul 15.00 WIB
Persikota Tangerang vs FC Bekasi City di Stadion Benteng Reborn, kick-off pukul 15.00 WIB
Grup B (Zona Tengah)
Adhyaksa Farmel FC vs Persikas Subang di Stadion Sriwedari Solo, kick-off pukul 15.30 WIB
Bhayangkara FC vs Persipa Pati di Stadion Trisanja, kick-off pukul 15.30 WIB
Persijap Jepara vs Persekat Tegal di Stadion Moch Subroto, kick-off pukul 15.30 WIB
Grup C (Zona Timur)
Persibo Bojonegoro vs Gresik United di Stadion Letjend H. Soedirman, kick-off pukul 15.30 WIB
Persipal Palu vs Persewar Waropen di Stadion Gawalise, kick-off pukul 14.00 WIB
RANS Nusantara FC vs Persipura Jayapura di Stadion Untung Soeropati, kick-off pukul 15.00 WIB
Dengan jadwal tersebut, atmosfer persaingan Liga 2 Indonesia musim ini akan memanas sejak pekan pertama. Tim-tim promosi dari Liga 3 Indonesia seperti Dejan FC dan Nusantara United akan menjadi sorotan, apakah mereka mampu memberikan kejutan pada laga perdana.
Liga 2 Indonesia 2024/2025 menjanjikan kompetisi yang semakin ketat dengan format dan sistem yang baru. Pembagian grup yang lebih seimbang membuat setiap tim memiliki peluang yang sama untuk melaju ke babak 8 besar. Sementara persaingan di babak play-off degradasi tidak kalah menarik.
Bagi para pecinta sepakbola nasional, pekan perdana ini akan menjadi ajang pembuktian kualitas dari tim-tim yang siap meraih kesuksesan di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.***
Editor : RP Edwar Yaman