Riau sempat kesulitan menciptakan peluang gol lewat pertahanan ketat yang diperagakan para pemain Papua Pegunungan. Riau sudah sempat unggul 1 gol di menit ke 5. Namun, pada menit ke 13, Papua Pegunungan kemudian membalas. Skor berubah menjadi 1-1.
Memasuki babak kedua, Riau tidak mengendorkan serangan. Setelahnya momentum sedikit berbalik. Papua Pegunungan menekan jantung pertahanan Riau, mereka berhasil menambah keunggulan 2-1.
Mendapat angin segar, Papua Pegunungan tidak mengendorkan serangan hingga memasuki menit-menit akhir. Lini pertahanan Riau tampak tampil belum disiplin, sehingga menciptakan gol tambahan bagi Papua Pegunungan. Skor 3-1 untuk kemenangan Papua Pegunungan hingga wasit meniupkan peluit panjang.
Manager tim sepakbola kontingen Riau, Edward Riansyah mengatakan, Riau mengalami kekalahan saat menghadapi Papua Pegunungan 1-3. Meskipun masih ada menyisakan satu laga lagi menghadapi Jatim pada 8 September, tetap saja Riau tersingkir di babak penyisihan grup C.
"Kita kebobolan di babak pertama. Kemudian di babak kedua menit ke 90 an dan 92 gol. Kita masih tetap bermain menghadapi Jatim. Apapun itu kita akan tetap fight," ujar Edward Riansyah, Jumat (6/9/2024).
Kekalahan Riau atas Papua Pegunungan memupus harapan Riau untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Meskipun Riau masih menyisakan satu kali laga lagi menghadapi Jatim pada 8 September, meskipun menang, hasil tersebut tetap saja Riau tersingkir di babak penyisihan grup C.
Pasalnya, pertandingan Riau melawan Papua Pegunungan pada laga kedua Grup C PON Aceh-Sumut menjadi penentu hidup mati kedua tim untuk lolos ke babak selanjutnya.
Pasalnya, pada laga pertama, Riau dikalahkan Papua dengan skor 0-1. Sementara Papua Pegunungan dikalahkan Jawa Timur dengan skor 1-2. Bagi Papua Pegunungan atas kemenangan ini, menjadi modal penting menatap laga selanjutnya. Tetapi bagi Riau maka sudah dipastikan tersingkir di penyisihan grup.
Lolosnya sepakbola Riau di PON Aceh-Sumut telah mencatatkan sejarah bagi sepakbola PON Riau setelah penantian panjang selama 31 tahun untuk bisa lolos. Sepakbola Riau sudah dua kali lolos PON , yakni Pertama, pada PON tahun 1993. Kemudian saat PON 2012 dimana Riau sebagai tuan rumah.
Saat di PON 1993, di penyisihan group, sepakbola Riau kalah 3-2 dari Jabar, kalah 2-1 dari Sulteng dan kalah dari Sumut 4 - 0. Alhasil sepakbola Riau tersingkir di penyisihan group. Di PON 2012, walau bertindak sebagai tuan rumah, sepakbola Riau juga tersingkir di penyisihan grup.
Kemudian di PON 2024 ini, sepakbola Riau kembali mencoba untuk membuat sejarah dengan kembali lolos ke PON Aceh-Sumut, setelah Riau sukses menaklukan tim Kepri dalam laga semifinal Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera XI dengan skor 1-0.
Editor : RP Rinaldi