Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Khabib Nurmagomedov, Penakluk Connor McGregor, Minta Sendiri Datang ke Indonesia

Redaksi • Senin, 16 September 2024 | 12:34 WIB

Deddy Corbuzier akan memandu acara The Path of A Champion mantan bintang UFC bersama Khabib Nurmagomedov pada 5 Oktober di Jakarta.
Deddy Corbuzier akan memandu acara The Path of A Champion mantan bintang UFC bersama Khabib Nurmagomedov pada 5 Oktober di Jakarta.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Kabar baik datang dari mantan atlet mixed martial arts (MMA) Khabib Nurmagomedov. Penakluk bintang MMA Connor McGregor ini, dikabarkan akan datang ke Indonesia.

Legenda ultimate fighting club (UFC) itu dipastikan bakal datang ke Jakarta, menyapa masyarakat dan penggemarnya di Indonesia secara langsung pada 5 Oktober 2024.

Kedatangan legenda bernama lengkap Khabib Nurmagomedov ke Jakarta ini sebagai bagian dari tur Asia Tenggara. Uniknya, pria berkewarga negaraan Rusia ini datang Indonesia, ternyata sebenarnya tak masuk dalam rangkaian tur.

Awalnya Khabib hanya mendapatkan undangan dari promotor Madalive dan Faith Events untuk berkunjung ke Malaysia pada 29 September 2024. Namun kecintaannya kepada fans negara Indonesia dan Islam membuat atlet yang pensiun pada 25 Oktober 2020 itu meminta untuk datang ke Jakarta.

Nah, Khabib Nurmagomedov rencananya akan datang ke Indonesia untuk mengadakan meet and greet pada 5 Oktober mendatang.

Acara meet and greet Khabib terbuka untuk umum. Siapapun dari seluruh latar belakang agama boleh mengikutinya. Syaratnya hanya membeli tiket senilai Rp24 juta. Istimewanya, 3.700 lembar tiket tersebut sudah ludes terjual. Lokasinya kedatangan Khabib adalah di Main Hall The Kasablanka, Jakarta.

Khabib diketahui mulai bertarung di panggung UFC pada 2012. Kariernya pun terus menanjak dan dia dianggap sebagai salah satu petarung paling berbahaya di kelas ringan.

Khabib Nurmagomedov hanya butuh waktu enam tahun untuk merebut gelar juara UFC kelas ringan. Tepatnya, pada 8 April 2018, setelah dirinya mengalahkan petarung Amerika Serikat Al Iaquinta. Gelar ini berhasil dipertahankannya hingga dia gantung sarung tangan.

Terakhir pertarungan Khabib Nurmagomedov di panggung UFC selepas mengalahkan Justin Gaethje. Dia kemudian mengumumkan gantung sarung tangan.

Alasan Khabib Nurmagomedov pensiun adalah karena dia telah kehilangan sang ayah sekaligus pelatih, Abdulmanap Nurmagomedov, yang wafat pada Juli 2020. Selain itu, dia juga berjanji kepada ibunya untuk tidak lagi bertarung setelah duel melawan Gaethje, karena ibunya merasa berat jika putranya bertarung tanpa kehadiran ayahnya.

Ya, Khabib Nurmagomedov melakoni tiga pertarungan dalam mempertahankan sabuk juara UFC kelas ringan. Salah satunya melawan Conor McGregor di UFC 229. Itu jadi kemenangan paling ikonik dalam sejarah UFC. Dalam pertarungan itu, Khabib tampil mendominasi untuk kemudian memenangkan duel melalui teknik kuncian di ronde keempat.

Selain mengalahkan McGregor, Khabib Nurmagomedov juga berhasil mengalahkan Dustin Poirier dalam mempertahankan gelarnya. Itu terjadi dalam UFC 242 pada 2019 lalu, di mana Khabib menang via rear naked choke di ronde ketiga. Khabib Nurmagomedov juga dikenal sebagai petarung yang sangat disiplin dan tak terpengaruh dengan gaya hidup gemerlap seperti banyak atlet UFC lainnya. Dia selalu menjaga kebugaran fisik dan mentalnya dengan baik serta berlatih dengan tekun, dan fokus pada keluarganya.

Sumber: Jawapos.com

Editor : RP Rinaldi
#Khabib Nurmagedov #bintang MMA #connor mcgregor