PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Atlet Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Riau memborong tiga medali perak dari Gedung PABBSI Kompleks SHB Aceh, venue pertandingan angkat berat Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, Rabu (18/9).
Dengan demikian maka angkat berat sudah meraih tiga emas, lima perak, dan satu perunggu. Medali perak Riau kemarin diawali dari Murni Natalia yang turun di kelas 76 kg usai mencatat total angkatan 540 kg.
Murni terpaut 47,5 kg dari peraih medali emas asal Jawa Barat atas nama Eneu Veronica yang total mengangkat barbel 587,5 kg.
Perunggu kelas ini diraih lifter Kalimantan Timur Sri Rahayu dengan total angkatan 537,5 kg.
Perak kedua dipersembahkan Sri Rahayu di kelas 84 kg. Sri mencatat angkatan 660 kg. Emas kelas ini juga diraih lifter Jawa Barat Maria Magdalena dengan total angkatan 675 kg. Sedangkan medali perunggu diraih lifter Papua Pegunungan Seila Waimory dengan total angkatan 640 kg.
Sedangkan perak ketiga Riau kemarin dipersembahkan Willy Sandria di kelas 105 kg. Atlet angkat berat Riau ini mencatat total angkatan 865 kg, hanya seluruh 25 kg dari atlet Jawa Barat Imam Syahruddin yang meraih emas dengan total angkatan 900 kg. Medali perunggu diraih lifter asal Sumatera Utara Fernando Sihotang yang mencatat total angkatan 852,5 kg.
‘’Hari ini (kemarin, red) kami hanya mendapatkan tiga perak. Namun, besok (hari ini, red) masih ada atlet kita yang akan bertanding. Mudah-mudahan dapat medali, kalau bisa emas,’’ ujar Plt Ketua Umum Pabersi Riau Hans Ramon saat dihubungi, Rabu (18/9).
Sebelumnya, Senin (16/9), satu emas dan dua perak dipersembahkan. Emas disumbangkan Syaifahmi Riski yang turun di kelas 59 kg putra, Hendri yang turun di kelas 74 kg putra, dan Andre Satria di kelas 83 kg putra.
Sedangkan dua perak sebelumnya dipersembahkan lifter putri Risa Oktaviani di kelas 47 kg dan l Yanuarius Sihura di kelas 66 kg. Sementara perunggu dipersembahkan Windi Astuti yang turun di kelas 57 kg putri.(eca)
Editor : Rindra Yasin