BREMEN (RIAUPOS.CO) - Bayern Munchen memperpanjang start mereka di Bundesliga Jerman dengan hasil sempurna. Yang terbaru, tim besutan Vincent Kompany itu menghajar tuan rumah Werder Bremen 5-0 pada pekan keempat Bundesliga di Stadion Weser, Sabtu (21/9/2024).
Dalam laga itu Michael Olise tampil jadi bintang. Penyerang sayap Prancis itu mencetak dua gol dan membuat dua assist. Bayern, yang menderita kekalahan mengejutkan 1-0 dari Bremen ketika kedua tim terakhir kali bertemu dalam pertandingan liga pada bulan Januari, menang dengan nyaman dan dan kokoh di puncak klasemen dengan 12 poin dari empat pertandingan.
Michael Olise yang direkrut dari klub Liga Premier Crystal Palace dengan biaya transfer yang dilaporkan sebesar 60 juta poundsterling pada bulan Juli, telah dengan cepat memantapkan dirinya di tim utama. Dia sekali lagi membayar kepercayaan manajer Vincent Kompany karena dia sangat terlibat dalam serangan Bayern.
Bayern, yang telah mencetak 20 gol dalam tiga pertandingan di semua kompetisi, membuka skor pada menit ke-23 ketika Harry Kane menguasai bola di tepi area penalti dan mengoper bola kepada Olise, yang melepaskan tembakannya melewati kiper Michael Zetterer.
Pemain sayap Prancis 22 tahun itu kemudian menerobos masuk ke area penalti Bremen pada menit ke-32 dan umpan tariknya disambut Jamal Musiala. Bayern melanjutkan serangan mereka setelah jeda dan Michael Olise memberi umpan kepada Harry Kane untuk melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti, yang menghasilkan gol ke-41 sang penyerang di Bundesliga -- menjadikannya pemain Inggris dengan gol terbanyak dalam sejarah liga utama Jerman.
Michael Olise mencetak gol kelimanya dalam tiga pertandingan dengan penyelesaian indah dengan kaki bagian samping ke sudut atas gawang dan pemain pengganti Serge Gnabry menutup skor pada menit ke-65.
Bayern tampil tanpa kiper veteran Manuel Neuer yang masuk dalam susunan pemain inti sebelum ditarik keluar setelah pemanasan karena cedera paha, tetapi perubahan itu tidak banyak berpengaruh.
Kiper cadangan Sven Ulreich tidak mendapat ancaman serius sepanjang pertandingan dan tidak menghadapi satu pun tembakan tepat sasaran dari serangan Bremen. Bayern mengendurkan tempo pada 15 menit terakhir pertandingan. Kemungkinan untuk menghemat energi untuk pertandingan pekan depan, yakni melawan juara bertahan Bayer Leverkusen pada 28 September.
Editor : RP Edwar Yaman