JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk kembali jadi starter di NEC Nijmegen dalam lanjutan Eredivisie Belanda. Mantan pemain Timnas U-21 Belanda itu menunjukkan kualitasnya saat menghadapi Feyenoord Rotterdam, Sabtu (28/9/2024).
Dalam laga yang berakhir imbang 1-1 itu, Calvin Verdonk membuat penyerang Timnas Jepang, Ayase Ueda tak berkutik. Dalam laga di Stadion Goffert, Calvin Verdonk diberikan kepercayaan turun dari menit pertama oleh pelatih Rogier Meijer. Ini jadi starter ketujuhnya bersama NEC di Eredivisie 2024/2025.
Posisi Calvin Verdonk pun tak diubah. Dia tetap dimainkan sang pelatih sebagai bek kiri. Permainan dan kontribusinya pun terbilang apik. Dalam formasi 4-3-3, Calvin Verdonk sangat aktif membantu lini pertahanan di sisi kiri. Selama 90 menit, khususnya setelah NEC unggul 1-0 berkat gol Sontje Hansen di menit ke-34, dia bekerja keras dalam menahan dari gempuran Feyenoord.
Total Calvin Verdonk terlibat 13 aksi di lini pertahanan dengan melakukan enam sapuan dan intersep di sekitar area NEC Nijmegen. Dia bahkan tak ragu untuk melanggar pemain lawan dua kali demi mencegah ancaman.
Setidaknya ada dua pelanggaran krusial yang dilakukan oleh Calvin Verdonk. Masing-masing pada menit ke-13 dan ke-60. Tapi, sepanjang laga juga dia mampu melancarkan empat tekel sukses dengan persentase 100 persen.
Calvin Verdonk juga terlibat duel dengan pemain Feyenoord baik di ground maupun udara sebanyak 15 kali. Dia memenangkan nyaris setengahnya alias hanya tujuh kali saja.
Selain itu, dalam beberapa cuplikan juga Calvin Verdonk sukses menahan upaya serangan yang dibangun trio lini depan Feyenoord: Igor Paixao, Ibrahim Osman, serta penyerang Timnaa Jepang, Ayase Ueda.
Ayase Ueda bukanlah pemain sembarangan. Di Timnas Jepang khususnya saat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dia telah mencetak tiga gol dari empat penampilan. Kemudian di Eredivisie 2024/2025 dia telah menyumbang satu gol dalam enam pertandingan.
Tak hanya aktif bertahan, Calvin Verdonk turut membantu penyerangan NEC Nijmegen. Data statistik mencatat dia mampu menciptakan dua peluang untuk timnya. Selain itu, Calvin Verdonk juga tercatat enam kali mengirimkan umpan atau operan ke sepertiga akhir lapangan. Akurasi umpan panjangnya pun mencapai 60 persen dengan enam kali berhasil dari 10 percobaan.
Baca Juga: Cooling System, Satbinmas Polresta Pekanbaru Sampaikan Pesan Terkait Pilkada Damai di Beberapa Titik
Sayangnya, penampilan apik Calvin Verdonk tak mampu membantu NEC meraih kemenangan. Gawang mereka kebobolan juga setelah Jordan Lotomba berhasil mencetak penyama kedudukan Feyenoord pada menit ke-88. Kedudukan pun berubah menjadi 1-1 hingga jadi hasil akhir.
Editor : RP Edwar Yaman