BUDAPEST (RIAUPOS.CO) - Virgil van Dijk mengatakan dia "marah" dengan keputusan untuk memberinya kartu kuning pertama dari dua kartu kuning saat dia dikeluarkan untuk pertama kalinya dalam kariernya di Timnas Belanda dalam hasil imbang 1-1 Nations League, Sabtu (12/10/2024) dini hari WIB dengan Hungaria.
Bek Liverpool itu menerima dua kartu kuning dalam tiga menit menjelang akhir babak kedua, yang pertama karena perbedaan pendapat dan yang kedua karena pelanggaran yang merupakan kartu kuning langsung.
Kartu pertama itu, karena memprotes setelah Donyell Malen dijatuhkan saat dia berlari menuju gawang saat Belanda tertinggal 0-1 dari tuan rumah, membuat Van Dijk sangat frustrasi.
"[Kartu merah] itu menyebalkan, seharusnya tidak terjadi. Tapi saya sangat marah dengan yang pertama," kata Van Dijk kepada ESPN Belanda.
"Mereka mengatakan kapten adalah satu-satunya yang dapat berbicara dengan wasit. Saya menghampirinya. Bertempo cepat, tetapi tidak dengan cara yang kasar, sama sekali tidak. Sangat hormat. Karena saya merasa itu adalah pemain yang lepas kendali, dia sama sekali tidak mengejar bola. Jika kapten tidak dapat mengatakan apa pun, maka itu akan menjadi sulit."
Pelatih Belanda Ronald Koeman juga merasa bingung dengan kartu kuning pertama kaptennya.
"Momen itu membuat frustrasi," kata Koeman kepada NOS. "Saya tidak memahaminya. Saya pikir kami sepakat bahwa seorang kapten dapat memprotes wasit.
"Pelanggaran itu [terhadap Malen] bagus untuk kartu merah. Tidak ada niat sama sekali untuk memainkan bola. Virgil kemudian mengambil kartu kedua itu tidak nyaman. Dia sendiri tahu itu."
Koeman mengonfirmasi bahwa dia tidak akan menambah pemain dalam skuadnya untuk laga tandang hari Senin ke Jerman, yang memimpin Grup A3 Nations League dengan tujuh poin dari tiga pertandingan, dua poin lebih banyak dari Belanda.
Itu menjadikannya pertandingan penting di mana Belanda bisa naik ke puncak klasemen, atau sebaliknya terpaut lima poin dengan dua pertandingan tersisa. Koeman merasa "cukup baik" setelah hasil imbang di Budapest, di mana timnya tertinggal melalui gol Roland Sallai di babak pertama, tetapi menyamakan kedudukan di akhir pertandingan melalui Denzel Dumfries, gol yang terjadi setelah kartu merah Van Dijk.
"Kami tidak menyerah, kami bermain satu lawan satu dan menyamakan kedudukan," tambahnya. "Kemudian mereka [Hungaria] menciptakan beberapa situasi berbahaya, tetapi kami bertahan dengan baik. Dengan begitu Anda akan pulang dengan perasaan yang cukup baik," jelasnya.
Editor : RP Edwar Yaman