JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Minim menit bermain, bek kiri Timnas Indonesia Pratama Arhan dikabarkan akan meninggalkan Suwon FC. Pemain yang terkenal dengan lemparan ke dalamnya segera bergabung dengan Semen Padang. Kabar itu disampaikan sendiri oleh Pembina Semen Padang, Andre Rosiade, yang juga merupakan mertua Arhan.
Melalui unggahan di Instagram, Andre Rosiade mengonfirmasi bahwa ia telah melakukan video call dengan Arhan terkait potensi kepindahannya ke Semen Padang. Hal ini tentu menimbulkan reaksi dari para penggemar Timnas Indonesia yang penasaran apakah Arhan akan bermain untuk klub Liga 1 Indonesia tersebut.
“Bagaimana pendukung timnas Indonesia kalau libur dua bulan sebelum masuk ke klubnya musim depan dan untuk menjaga kondisi, Pratama Arhan bermain di Semen Padang?” tanya Andre Rosiade di instagramnya sebagaimana dikutip dari JawaPos.com, Sabtu (19/10/2024).
Arhan, yang merupakan bek asal Blora, saat ini masih terikat kontrak dengan Suwon FC, klub asal Korea Selatan. Namun, dengan berakhirnya kompetisi K-League 1 pada November 2024, masa depan Arhan di Suwon FC masih menjadi tanda tanya.
Arhan bergabung dengan Suwon FC pada Januari 2024, setelah sebelumnya membela klub Jepang, Tokyo Verdy, selama dua musim. Sayangnya, di Suwon FC, Arhan hanya tampil dua kali dalam 34 pertandingan musim ini, membuat posisinya tidak terlalu menonjol di klub tersebut.
Meski Suwon FC telah menawarkan perpanjangan kontrak kepada Arhan, ia belum memberikan jawaban pasti. Minimnya waktu bermain di Suwon FC bisa menjadi faktor yang membuat Arhan mempertimbangkan untuk pindah ke klub lain demi mendapatkan lebih banyak menit bermain.
Andre Rosiade kemudian menawarkan opsi agar Pratama Arhan bergabung dengan Semen Padang untuk menjaga kebugarannya sebelum memutuskan klub barunya nanti. Apalagi, Liga 1 Indonesia 2024/2025 akan memasuki putaran kedua pada Januari 2025, yang bisa menjadi waktu yang tepat bagi Arhan untuk kembali bermain di Indonesia.
Meski begitu, kepindahan Arhan ke Semen Padang masih belum pasti apakah akan bersifat sementara untuk menjaga kondisi fisiknya atau sebagai pemain resmi. Aturan FIFA tentang status dan transfer pemain mengatur bahwa seorang pemain bisa dipinjamkan ke klub lain dengan persetujuan tertulis dari kedua belah pihak.
Selain itu, aturan FIFA juga menyatakan bahwa seorang pemain yang tidak terdaftar di suatu asosiasi tidak boleh bermain dalam pertandingan resmi. Hal ini berarti, jika Arhan tidak terdaftar dengan status resmi di Semen Padang, ia hanya dapat berlatih tanpa berpartisipasi dalam pertandingan.
Situasi ini tentu membuat banyak pihak penasaran, terutama mengingat kondisi Semen Padang yang saat ini berada di zona degradasi Liga 1 2024-2025. Klub yang berjuluk Kabau Sirah tersebut hanya berhasil mengumpulkan empat poin dari delapan pertandingan, dengan catatan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan enam kekalahan.
Jika Arhan bergabung dengan Semen Padang, hal ini bisa memberikan dorongan besar bagi klub yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi. Kehadiran pemain sekelas Pratama Arhan tentu akan memperkuat lini belakang Semen Padang yang saat ini membutuhkan soliditas.
Baca Juga: Jadi Pemain Tertua Real Madrid Cetak Assist, Luka Modric Dipuji Habis Ancelotti
Namun, keputusan apakah Arhan akan bermain penuh di Semen Padang atau hanya berlatih masih berada di tangan Suwon FC dan Arhan sendiri. Sebagai pemain yang terikat kontrak dengan Suwon FC hingga akhir musim, semua keputusan terkait status dan masa depan Arhan harus melalui kesepakatan kedua klub.
Di sisi lain, Pratama Arhan tentu juga mempertimbangkan langkah terbaik untuk kariernya. Sebagai pemain muda dengan potensi besar, ia tentu ingin mendapatkan lebih banyak menit bermain agar tetap bisa bersaing di level tertinggi, baik di kompetisi domestik maupun internasional.
Bagi para pendukung Timnas Indonesia, keputusan Arhan untuk kembali ke Liga 1 Indonesia pasti akan disambut dengan antusias. Terlebih lagi, Arhan adalah salah satu bek andalan Timnas Indonesia yang selalu tampil solid dalam setiap pertandingan internasional yang ia mainkan.
Meski begitu, Arhan harus mempertimbangkan dengan cermat setiap langkah yang diambil, terutama jika ia memutuskan untuk bergabung dengan Semen Padang. Apakah ini hanya sebagai tempat sementara untuk menjaga kondisi atau sebagai persiapan menuju klub barunya di musim depan, masih perlu ditunggu keputusannya.
Apapun yang terjadi, kepindahan Pratama Arhan ke Semen Padang akan menjadi topik hangat di kalangan pecinta sepakbola Indonesia. Banyak yang berharap Arhan bisa terus berkembang dan mendapatkan kesempatan bermain yang lebih baik di masa depan, baik di liga internasional maupun di Indonesia.
Menarik untuk ditunggu bagaimana kontrak dan status Arhan akan diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan. Jika ia memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan bermain di Liga 1, hal ini bisa menjadi keuntungan besar bagi Semen Padang, yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi.***
Editor : RP Edwar Yaman