MANCHESTER (RIAUPOS.CO) – Pelatih Manchester City Pep Guardiola memuji performa Erling Haaland. Pelatih asal Spanyol menyebut gol luar biasa Haaland dalam kemenangan 5-0 Manchester City atas Sparta Praha pada matchday ketiga Liga Champions di Etihad Stadium, Kamis (24/10/2024) dini hari WIB sebagai sesuatu tidak normal bagi manusia.
Haaland secara akrobatik menyelesaikan umpan silang Savinho di babak kedua dengan tendangan voli tumit belakang di udara. Pemain Norwegia itu mencetak gol lagi sebelum digantikan untuk menjadikannya 44 gol dalam 42 pertandingan Liga Champions dan naik ke posisi ke-16 dalam daftar top skor sepanjang masa.
"Saya tidak tahu bagaimana dia mencetak gol," kata Guardiola.
"Sebagai manusia, saya akan bilang tidak [itu tidak normal]. Ia mencetak gol yang fantastis. Ia bisa menyentuh 15 atau 20 bola, tetapi memiliki tujuh atau delapan peluang. Itu luar biasa,” jelas Guardiola.
"Ia mencetak gol yang luar biasa, mirip dengan [Borussia] Dortmund beberapa tahun lalu. Saya tidak tahu mana yang lebih sulit, tetapi saya akan bilang keduanya."
Rekan setim Haaland di Man City, Matheus Nunes, juga sama-sama terkagum.
"Gol yang luar biasa. Saya tidak bisa berkata-kata setelah itu," kata Nunes kepada TNT Sports. "Ketika ia mencetak gol yang sama melawan Dortmund, saya menontonnya di TV, jadi melihatnya secara langsung, itu luar biasa."
Pelatih Sparta Praha, Lars Friis, juga memuji Haaland, yang telah mencetak 13 gol musim ini.
"Apa yang bisa Anda katakan, ia mungkin penyerang terbaik di dunia," kata Friis.
"Ia pemain kelas dunia. Kami merasa kami memiliki tangan yang bagus untuknya, tetapi kemudian ia muncul dengan gol seperti ini. Mereka adalah tim terbaik di dunia dengan pemain-pemain terbaik di dunia," jelas Lars Friis.
Kemenangan itu membuat Man City naik ke posisi ketiga dalam klasemen Liga Champions dan semakin dekat dengan babak sistem gugur menjelang pertandingan melawan Sporting CP dan Feyenoord.
Tim asuhan Guardiola juga mencetak rekor baru dalam kompetisi klub papan atas Eropa dengan menjalani 26 pertandingan tanpa kekalahan -- tidak termasuk adu penalti -- untuk menyamai rekor yang dibuat oleh Manchester United antara tahun 2007 dan 2009.
"Kami bermain sangat bagus lagi," kata Guardiola.
"Saya sangat menikmati cara kami bermain akhir-akhir ini. Kami hanya kebobolan sedikit, sangat sedikit peluang. Kami menciptakan banyak peluang dan kami harus sangat sabar. Kami memiliki lima pertandingan tersisa dan targetnya adalah finis di delapan besar. Merupakan keuntungan yang bagus untuk tidak bermain pada bulan Februari," ujarnya mengakhiri.***
Editor : RP Edwar Yaman