Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Magomed Ankalaev dan Sharabutdin Siap Jaga Warisan Khabib Nurmagomedov

Redaksi • Sabtu, 26 Oktober 2024 | 15:55 WIB
Magomed Ankalaev siap jaga warisan Khabib Nurmagomedov dan marwah petarung asal Dagestan.
Magomed Ankalaev siap jaga warisan Khabib Nurmagomedov dan marwah petarung asal Dagestan.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Dua petarung asal Dagestan, Rusia, Magomed Ankalaev dan Sharabutdin Magomedov, akan bertarung UFC 308 akhir pekan ini. Dua petarung ini disebut-sebut mewarisi ketangguhan dan keterampilan bela diri dari wilayah yang juga melahirkan Khabib Nurmagomedov.

Untuk diketahui wilayah Rusiss, Dagestan dikenal sebagai pabrik petarung berbakat, menghasilkan banyak atlet UFC yang tak terkalahkan. Khabib Nurmagomedov, salah satunya.

Legendaris Dagestan ini berhasil menumbangkan Conor McGregor di UFC 229 pada 2018. Dia pun menjadi inspirasi besar bagi para petarung muda di sana.

Adalah Sharabutdin Magomedov dan Magomed Ankalaev, dua di antara petarung muda Dagestan yang terinspirasi dari kesuksesan Khabib. Keduanya tumbuh di lingkungan dengan kultur seni bela diri yang kuat, mendorong mereka untuk berlatih keras sejak dini.

Petarung Dagestan terkenal dengan olahraga gulat, sambo, dan judo yang menjadi pondasi bagi para petarung di UFC. Makanya tak heran jika wilayah ini terus melahirkan talenta yang menonjol dalam olahraga bela diri campuran (MMA).

Di arena nanti (UFC 308), Ankalaev akan berhadapan dengan Aleksandar Rakic, sementara Magomedov akan bertarung melawan Armen Petrosyan. Duel ini menghadirkan gaya bertarung berbeda dari para petarung Dagestan, dengan Ankalaev yang lebih mengandalkan serangan tangan dan kekuatan gulatnya.

Gaya bertarungnya Ankalaev mengombinasikan sambo dan gulat, menjadikannya petarung yang sulit dihadapi lawan-lawannya. Di sisi lain, Aleksandar Rakic yang dikenal sebagai 'Rocket' memiliki rekor 14-4 dan mengandalkan kekuatan muay thai.

Rakic memiliki serangan yang mengandalkan tendangan kaki dan tangan yang tajam, yang bisa memperlambat gerak Ankalaev di Octagon. Dalam laga nanti, Ankalaev diyakini harus ekstra waspada dan menutup celah agar tidak menjadi sasaran empuk serangan kaki Rakic.

Sementara itu, Sharabutdin Magomedov, atau yang dikenal dengan julukan 'Shara Bullet' akan menghadapi Armen Petrosyan dalam pertarungan yang diprediksi berlangsung sengit.

Magomedov memiliki catatan rekor impresif tanpa kekalahan, yaitu 14-0, yang menunjukkan ketangguhan dan kecepatan serangannya di Octagon. Keunggulan Magomedov terletak pada kemampuannya memadukan pukulan, tendangan, dan serangan siku yang tak jarang mengejutkan lawan.

Kekuatan gulatnya juga menjadi ancaman besar, yang bisa dia manfaatkan dalam situasi pertarungan jarak dekat atau clinch.

Armen Petrosyan sebagai lawan Magomedov juga bukan petarung biasa, dengan catatan rekor 9-3 yang mengandalkan kickboxing dan muay thai. Petrosyan memiliki kemampuan bertahan yang solid, dan dia piawai mencari celah untuk melakukan serangan balik.

Jika Magomedov dapat memainkan jarak dengan efektif, dia bisa mendominasi duel ini dan membuka peluang besar untuk mengukir kemenangan. Pertarungan mereka akan menjadi salah satu duel paling menarik di UFC 308, di mana gaya bertarung kedua petarung diprediksi memberi tontonan sengit bagi para penonton.

Duel Ankalaev dan Magomedov bukan sekadar pertarungan untuk menang, tetapi juga demi mempertahankan reputasi Dagestan sebagai gudangnya petarung tangguh. Gaya bertarung khas petarung Dagestan, dengan fondasi kuat pada gulat dan sambo, kini menjadi simbol dominasi di UFC.

Kini, warisan Khabib terus hidup melalui Ankalaev dan Magomedov, yang siap menunjukkan keunggulan mereka di Octagon akhir pekan ini.

Sumber: Jawapos.com

Editor : RP Rinaldi
#khabib nurmagomedov #magomed ankalaev #ufc